Menko PMK Apresiasi Daerah Buka Kembali Pasar Tradisional
Sabtu, 20 Juni 2020 - 01:30 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy memimpin Rapat Tingkat Menteri terkait Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Wilayah Perkotaan, Jumat (19/6/2020). FOTO/IST
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Menko PMK ) Muhadjir Effendy mengapresiasi upaya pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, yang telah membuka kembali aktivitas pasar tradisional di masa transisi new normal.
"Saya sangat mengapresiasi kepada gubernur, wali kota, yang telah memberikan prioritas dan secara sungguh-sungguh memfungsikan kembali dan menggairahkan kembali pasar- pasar tradisional ," katanya saat memimpin Rapat Tingkat Menteri terkait Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Wilayah Perkotaan, Jumat (19/6/2020), seperti dalamsiaran persnya.
Pada rapat telekonferensi tersebut hadir Menkes, Mendikbud, Menag, Kasum TNI, Menko Polhukam, Wamenkeu, Menkominfo, perwakilan Mendagri, para kepala daerah yakni gubernur dan wali kota.(Baca juga: Doni Monardo: Jaga Jarak Mudah Diucapkan, tapi Sulit Dilakukan )
Muhadjir mengatakan, pasar tradisional memiliki peran sangat vital dalam upaya menggairahkan kehidupan ekonomi. Sebab, pasar tradisional adalah supply change mata rantai ekonomi, terutama di lapisan paling bawah yaitu usaha kecil dan mikro.
"Kalau pasar tradisional ini bisa hidup dan aman dari COVID-19, insyaAllah gairah ekonomi akan segera terwujud. Memang ini pekerjaan tidak mudah, tapi kalau kita terus kerja keras maka kita akan bisa mengatasinya," kata Muhadjir.
Seperti dilaporkan oleh hampir seluruh kepala daerah yang hadir, baik gubernur maupun wali kota, upaya rehabilitasi dan rekonstruksi di tengah pandemi COVID-19, salah satunya pada sektor ekonomi. Pasar tradisional diklaim sebagai urat nadi kehidupan perekonomian masyarakat, terutama di kalangan bawah, termasuk 65 juta tenaga kerja yang bergerak di usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).(Baca juga: Protokol Kesehatan di Pasar, Kepala Pasar Induk Kramat Jati: Kami Terus Berusaha meski Tak Mudah )
"Saya sangat mengapresiasi kepada gubernur, wali kota, yang telah memberikan prioritas dan secara sungguh-sungguh memfungsikan kembali dan menggairahkan kembali pasar- pasar tradisional ," katanya saat memimpin Rapat Tingkat Menteri terkait Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Wilayah Perkotaan, Jumat (19/6/2020), seperti dalamsiaran persnya.
Pada rapat telekonferensi tersebut hadir Menkes, Mendikbud, Menag, Kasum TNI, Menko Polhukam, Wamenkeu, Menkominfo, perwakilan Mendagri, para kepala daerah yakni gubernur dan wali kota.(Baca juga: Doni Monardo: Jaga Jarak Mudah Diucapkan, tapi Sulit Dilakukan )
Muhadjir mengatakan, pasar tradisional memiliki peran sangat vital dalam upaya menggairahkan kehidupan ekonomi. Sebab, pasar tradisional adalah supply change mata rantai ekonomi, terutama di lapisan paling bawah yaitu usaha kecil dan mikro.
"Kalau pasar tradisional ini bisa hidup dan aman dari COVID-19, insyaAllah gairah ekonomi akan segera terwujud. Memang ini pekerjaan tidak mudah, tapi kalau kita terus kerja keras maka kita akan bisa mengatasinya," kata Muhadjir.
Seperti dilaporkan oleh hampir seluruh kepala daerah yang hadir, baik gubernur maupun wali kota, upaya rehabilitasi dan rekonstruksi di tengah pandemi COVID-19, salah satunya pada sektor ekonomi. Pasar tradisional diklaim sebagai urat nadi kehidupan perekonomian masyarakat, terutama di kalangan bawah, termasuk 65 juta tenaga kerja yang bergerak di usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).(Baca juga: Protokol Kesehatan di Pasar, Kepala Pasar Induk Kramat Jati: Kami Terus Berusaha meski Tak Mudah )
Lihat Juga :