Terawan Dipecat IDI, Muhadjir Ungkap Menkes Siapkan Langkah Tindak Lanjut
Kamis, 31 Maret 2022 - 19:39 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy menilai rekomendasi pemberhentiaan Dokter Terawan dari kenaggotaan IDI berlebihan. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memberi tanggapan terkait rekomendasi Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) terhadap Dokter Terawan Agus Putranto. MKEK merekomendasikan agar mantan Menteri Kesehatanitu diberhentikan permanen dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ).
Muhadjir menilai rekomendasi pemberhentian tersebut agak berlebihan. Masalah yang dipersoalkan menurut Muhadjir semestihya bisa diselesaikan melalui dialog yang baik. “Pak Menkes sudah berbicara dengan saya mengenai langkah yang akan dilakukan. Nanti akan kita tindak lanjuti,” ujar Muhadjir dalam keterangan yang diterima, Kamis (31/3/2022).
Baca juga: DPR Masih Penasaran Terawan Dipecat, Jadwal Ulang Rapat dengan IDI Pekan Depan
Lebih lanjut, Muhadjir mengaku telah bertemu dengan Ketua IDI Adib Khumaidi yang baru dikukuhkan.“Jadi dua-duanya ini (IDI dan dr Terawan) tujuannya sama sama baik. IDI punya tanggung jawab menegakkan kode etik profesi, pak Terawan memiliki panggilan jiwa yang untuk melakukan terobosan dan inovasi. Hanya, mungkin tingkat pertemuannya yang tidak intens saja kemudian menjadi masalah yang berkepanjangan,” ucapnya.
Muhadjir menilai rekomendasi pemberhentian tersebut agak berlebihan. Masalah yang dipersoalkan menurut Muhadjir semestihya bisa diselesaikan melalui dialog yang baik. “Pak Menkes sudah berbicara dengan saya mengenai langkah yang akan dilakukan. Nanti akan kita tindak lanjuti,” ujar Muhadjir dalam keterangan yang diterima, Kamis (31/3/2022).
Baca juga: DPR Masih Penasaran Terawan Dipecat, Jadwal Ulang Rapat dengan IDI Pekan Depan
Lebih lanjut, Muhadjir mengaku telah bertemu dengan Ketua IDI Adib Khumaidi yang baru dikukuhkan.“Jadi dua-duanya ini (IDI dan dr Terawan) tujuannya sama sama baik. IDI punya tanggung jawab menegakkan kode etik profesi, pak Terawan memiliki panggilan jiwa yang untuk melakukan terobosan dan inovasi. Hanya, mungkin tingkat pertemuannya yang tidak intens saja kemudian menjadi masalah yang berkepanjangan,” ucapnya.
Lihat Juga :