Kabaintelkam Polri Ungkap Tantangan Menjelang Pemilu 2024
Senin, 28 Maret 2022 - 20:56 WIB
"Padahal yang dibubarkan organisasi, tapi kan orangnya boleh. Ini yang kadang-kadang terjadi benturan seperti itu Pak yang ada di lapangan yang menyulitkan kita," terang Dofiri.
Oleh karena itu, menurut Dofiri masalah intoleransi dan radikalisme itu memang perlu kerja keras semua pihak, dan pihaknyajuga bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag).
Dofiri mengungkap, masalah radikalisme dan intoleransi ini juga yang menjadi tantangan dalam menghadapi Pemilu 2024. Baintelkan ingin politik indentitas ini bisa dihilangkan di 2024 nanti.
"Ini juga menghadapi tahun 2024 yang tadi ditanyakan bagaimana proses 2024? Yang jadi concern kami adalah bagaimana politik identitas itu bisa hilang, karena menjadi permasalahan kita ke depan," papar Dofiri.
"Oleh karena itu terkait dengan toleransi dan moderasi beragama itu kami sudah menggandeng dengan Kementerian Agama untuk menangani ini semua. Kemudian beberapa ormas-ormas yang sudah kami digandeng untuk bersama-sama mengenai penanganan radikalisme dan intoleransi," pungkasnya.
Oleh karena itu, menurut Dofiri masalah intoleransi dan radikalisme itu memang perlu kerja keras semua pihak, dan pihaknyajuga bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag).
Dofiri mengungkap, masalah radikalisme dan intoleransi ini juga yang menjadi tantangan dalam menghadapi Pemilu 2024. Baintelkan ingin politik indentitas ini bisa dihilangkan di 2024 nanti.
"Ini juga menghadapi tahun 2024 yang tadi ditanyakan bagaimana proses 2024? Yang jadi concern kami adalah bagaimana politik identitas itu bisa hilang, karena menjadi permasalahan kita ke depan," papar Dofiri.
"Oleh karena itu terkait dengan toleransi dan moderasi beragama itu kami sudah menggandeng dengan Kementerian Agama untuk menangani ini semua. Kemudian beberapa ormas-ormas yang sudah kami digandeng untuk bersama-sama mengenai penanganan radikalisme dan intoleransi," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :