Soal Konflik Israel-Palestina, Gus Yahya: Persoalan Rumit dan Kompleks

Senin, 28 Maret 2022 - 07:50 WIB
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengaku Nadhlatul Ulama (NU) memiliki sikap terhadap huru-hara yang terjadi di Palestina. Foto/nu.or.id
JAKARTA - Konflik yang saat ini terjadi di seluruh Jalur Gaza, Palestina, dan Israel dipicu oleh perselisihan di Yerusalem di mana pemukim Yahudi telah mengeklaim tanah yang dihuni oleh orang Arab adalah milik Israel. Percikan itu, menyala lebih dari 70 tahun lamanya.

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengaku Nadhlatul Ulama (NU) memiliki sikap terhadap huru-hara yang terjadi di Palestina. Menurutnya, persoalan yang terjadi di Al-Quds adalah hal yang rumit. Baca juga: Presiden Palestina Undang Gus Yahya Kunjungi Al-Quds



"Persoalan yang sangat rumit, kompleks, dan saling tumpah tindih antara satu masalah dengan yang lain ada masalah politik, masalah keagamaan, dan lain sebagainya," ujar Gus Yahya kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Minggu (27/3/2022).

Oleh karena itu, Gus Yahya optimistis terhadap hadirnya NU yang selalu menyuarakan penindasan yang terus terjadi di Palestina. Namun, ia bingung dimensi mana yang bakal ia masuki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!