PKB Prediksi Reshuffle Kabinet Dilakukan Habis Lebaran
Kamis, 24 Maret 2022 - 10:48 WIB
Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid menduga reshuffle kabinet akan dilakukan Presiden Jokowi setelah Hari Raya Idul Fitri. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Isu reshuffle kabinet berembus kencang dalam beberapa waktu terakhir. Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP PKB Jazilul Fawaid menduga reshuffle kabinet akan dilakukan Presiden Jokowi setelah Hari Raya Idul Fitri.
"Pak Jokowi sudah 5 kali melakukan reshuffle. Seandainya Pak Presiden mau melakukan reshuffle mungkin ini yang terakhir. Kelihatannya masyarakat yang menunggu-nunggu adanya reshuffle ini tentunya harus bersabar. Dugaan saya mungkin ya habis puasa, habis Lebaran kalau ada," kata pria yang akrab disapa Gus Jazil dalam keterangannya, Kamis (24/3/2022).
Wakil Ketua MPR ini menegaskan bahwa reshuffle kabinet menjadi hak prerogatif presiden. Tidak ada kewajiban untuk menyampaikan bocorannya ihwal siapa menteri yang akan diganti atau digeser.
"Sepanjang Pak Presiden memandang bahwa performa kabinet ini bagus, ya tidak perlu ada reshuffle, meskipun sudah lama belum ada pergantian," ujarnya,
PKB menyerahkan sepenuhnya kepada presiden dan berharap masyarakat bersabar seandainya presiden tidak mengambil keputusan reshuffle kabinet. Gus Jazil berharap seluruh menteri untuk fokus bekerja dan tidak terganggu dengan isu reshuffle yang santer dibicarakan publik.
"Para menteri tidak perlu risau dengan isu reshuffle. Kita berharap para menteri yang ada bekerja concern sesuai tugasnya. Abaikan isu-isu itu sebelum Pak Presiden akan melakukan reshuffle," katanya.
"Pak Jokowi sudah 5 kali melakukan reshuffle. Seandainya Pak Presiden mau melakukan reshuffle mungkin ini yang terakhir. Kelihatannya masyarakat yang menunggu-nunggu adanya reshuffle ini tentunya harus bersabar. Dugaan saya mungkin ya habis puasa, habis Lebaran kalau ada," kata pria yang akrab disapa Gus Jazil dalam keterangannya, Kamis (24/3/2022).
Wakil Ketua MPR ini menegaskan bahwa reshuffle kabinet menjadi hak prerogatif presiden. Tidak ada kewajiban untuk menyampaikan bocorannya ihwal siapa menteri yang akan diganti atau digeser.
"Sepanjang Pak Presiden memandang bahwa performa kabinet ini bagus, ya tidak perlu ada reshuffle, meskipun sudah lama belum ada pergantian," ujarnya,
PKB menyerahkan sepenuhnya kepada presiden dan berharap masyarakat bersabar seandainya presiden tidak mengambil keputusan reshuffle kabinet. Gus Jazil berharap seluruh menteri untuk fokus bekerja dan tidak terganggu dengan isu reshuffle yang santer dibicarakan publik.
"Para menteri tidak perlu risau dengan isu reshuffle. Kita berharap para menteri yang ada bekerja concern sesuai tugasnya. Abaikan isu-isu itu sebelum Pak Presiden akan melakukan reshuffle," katanya.
Lihat Juga :