Persiapan Haji 2022, Kemenag Bentuk Satuan Operasi Armuzna di Indonesia

Senin, 21 Maret 2022 - 14:32 WIB
Nizar juga menyoroti sistem zonasi yang diterapkan selama ini cukup berhasil. Karena itu, ia menginginkan ada perubahan dan perputaran daerah zonasi. "Setiap 3 tahun perputarannya, misalnya biasanya daerah Misfalah diisi jemaah dari Jawa Barat, ke depaannya akan digantikan dengan daerah lainnya," katanya.

Untuk layanan transportasi jamaah haji seperti sebelumnya menggunakan bus antarkota dan bus shalawat. Ia berharap pengemudi bus berasal dari Indonesia untuk memberdayakan mukimin yang selama ini tinggal di Arab Saudi. "Persentasenya bisa 50% pengemudinya dari Indonesia serta 50% lagi dari non Indonesia," ujarnya.

"Di samping itu pula, ini dapat meminimalisir kendala bahasa antara jamaah haji dengan pengemudi bus," katanya.

Baca juga: Menag Yaqut: Ada Pemberangkatan Haji Tahun Ini
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!