Halaqoh Kebangsaan Bu Nyai se-Jateng Usung Gus Muhaimin Capres 2024

Rabu, 16 Maret 2022 - 08:23 WIB


Wakil Ketua DPR ini memaparkan bagaimana NU berperan besar dalam memperjuangkan NKRI sejak pra kemerdekaan hingga saat ini. Zaman penjajah merupakan masa-masa yang sulit bagi pondok pesantren untuk terus berkiprah mengibarkan panji-panji kemerdekaan Indonesia. Namun berkat kegigihan para kiai dan nyai, Indonesia mampu berdiri tegak dan meraih kemerdekaannya pada 1945.

"Kemudian NU juga mampu melewati zaman Orde Lama, Orde Baru, hingga Reformasi. Bahkan di bawah kepemimpinan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), NU mampu memimpin demokrasi dan melahirkan reformasi. Pada masa Orde Baru demokrasi tidak dikenal di Indonesia, namun di bawah kepemimpinan KH Abdurrahman Wahid mampu memimpin demokrasi dan melahirkan era Reformasi hingga bisa kita nikmati sampai saat ini.

Halaqoh Kebangsaan dihadiri para ibu nyai yang sangat berpengaruh di Jawa Tengah. Antara lain Zayyidah Muhaiminan (istri alm KH Muhaimainan Gunardho), pengasuh Ponpes Bambu Runcing Parakan Temanggung Jateng. Kemudian Hj Nur Hanah (Watu Congol), Hj Vina Yusuf Chudlory, Hj Khoiriyah Said Asrory (Magelang), Hj Rukojah (Tegalrejo), Hj Munawaroh Nurhadi (Magelang), Azimatun Ni'mah (Tegal), Masruroh (Tegal), Hj Umi Maesaroh (Kabupaten Semarang), Istinganatunminallah Lc. (Banjarnegara), Ruqoyyah Mukhotob, dan Hj Umi Fatma. Turut hadir juga Ketua DPP Perempuan Bangsa Siti Mukaromah dan Gus Yusuf Chudori, pengasuh Pesantren Syubbanul Wathon.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!