Harlah NU Gelar Sejumlah Kegiatan dari Perubahan Iklim hingga Reforma Agraria

Selasa, 01 Maret 2022 - 13:04 WIB
Ketua PBNU Alissa Wahid mengungkapkan, halaqah perubahan iklim akan menjadi forum kajian dalam upaya mitigasi untuk meminimalisir dampak besar dari perubahan iklim.

"Jika tidak ada upaya mitigasi yang memadai, dampak perubahan iklim akan semakin parah dan akan semakin sulit diatasi. Maka, sangat penting bagi PBNU dalam harlah kali ini menggelar halaqah," kata Alissa Wahid dalam keterangannya, Selasa (1/3/2022).

"Sebagai mini riset dalam menghadapi perubahan iklim sekaligus percontohan bagaimana optimalisasi pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) dan perbaikan pengelolaan lahan sawit dalam rangka untuk pengendalian perubahan iklim," tambahnya.

Putri KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini memberikan contoh, bagaimana Kota Pagar Alam di Sumatera Selatan sebagai pelopor pemanfaatan EBT dalam kehidupan masyarakat. Prinsip yang sama juga bisa diterapkan dalam hal perkebunan sawit.

Menurut Alissa, di satu sisi perkebunan sawit memang mengalami dampak akibat perubahan iklim. Tetapi, di sisi lain perbaikan pengelolaan perkebunan sawit juga berperan positif dalam upaya penurunan emisi nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!