KSP Terjunkan Tim ke Wadas: Operasi Aparat di Lapangan Perlu Dievaluasi

Senin, 14 Februari 2022 - 07:27 WIB
Melihat kehadiran Joanes Joko bersama tiga Tenaga Ahli KSP, beberapa warga dan perwakilan LBH Yogyakarta yang tampaknya sudah menunggu, langsung mengajak tim KSP ke serambi masjid Hidayatul Islam atau lebih sering disebut masjid Prajan untuk berbincang-bincang.

Awalnya, pertemuan hanya diikuti beberapa orang. Namun setelah beberapa jam, puluhan warga berdatangan dan tempat mengobrol pun pindah ke dalam masjid.

Di hadapan ratusan warga desa Wadas yang menolak pembangunan bendungan Bener tersebut, Joko membuka dialog dengan etika masyarakat jawa.

“Dalem nyuwun duko panjenengan, (saya minta maaf bapak/ibu), kami datang kesini siap untuk mendengarkan unek-unek warga, silahkan ceritakan yang sebenarnya. Yang mau marah-marah, nggeh monggo (juga silahkan),” tutur Joko.

Baca juga: Upaya TNI-Polri Sambung Komunikasi Warga Pro dan Kontra di Wadas, Gelar Baksos hingga Silaturahmi Kyai

Mendapat kesempatan tersebut, warga satu per satu buka suara soal insiden penangkapan hingga alasan penolakan penambangan batu andesit dan pembangunan Bendungan Bener. Sesekali emosi warga tak terkontrol saat menceritakan kronologi peristiwa, bahkan ada yang terlihat menangis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!