KSP Terjunkan Tim ke Wadas: Operasi Aparat di Lapangan Perlu Dievaluasi
Senin, 14 Februari 2022 - 07:27 WIB
Tim KSP menggelar pertemuan dengan warga Desa Wadas terkait penambangan batu andesit untuk pembangunan bendungan. Foto/ksp
JAKARTA - Tim Kantor Staf Kepresidenan (KSP) terjun ke Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (13/2/2022). Tim mendatangi satu per satu rumah warga, baik yang mendukung maupun yang menolak penambangan untuk pembangunan bendungan.
Tenaga Ahli Utama KSP Joanes Joko menyebutkan pihaknya bertemu dengan beberapa warga yang pro atas pembangunan bendungan Bener. Tampak di sekitar desa, masih ada beberapa anggota Polisi dan TNI yang berjaga.
“Kami ingin mendapatkan informasi secara menyeluruh seputar kronologi insiden pada Rabu (8/2/2022) lalu. Kami juga ingin mendengar bagaimana pendapat mereka soal pembangunan bendungan Bener. Bagi warga yang mendukung, pembangunan bendungan diyakini bisa memberikan banyak manfaat,” ujar Joanes Joko.
Baca juga: Ganjar Datang Sendirian ke Wadas, Warga Kontra Sambut dengan Hangat
Selesai di tempat ini, tim Kantor Staf Presiden bergeser ke dukuh Prajan untuk bertemu warga yang menentang atau kontra terkait pembangunan Bendungan Bener. "Di lokasi yang menjadi tempat penangkapan puluhan warga tersebut, sudah tak terlihat lagi penjagaan dari aparat keamanan. Aktivitas warga sudah tampak biasa," jelas dia.
Tenaga Ahli Utama KSP Joanes Joko menyebutkan pihaknya bertemu dengan beberapa warga yang pro atas pembangunan bendungan Bener. Tampak di sekitar desa, masih ada beberapa anggota Polisi dan TNI yang berjaga.
“Kami ingin mendapatkan informasi secara menyeluruh seputar kronologi insiden pada Rabu (8/2/2022) lalu. Kami juga ingin mendengar bagaimana pendapat mereka soal pembangunan bendungan Bener. Bagi warga yang mendukung, pembangunan bendungan diyakini bisa memberikan banyak manfaat,” ujar Joanes Joko.
Baca juga: Ganjar Datang Sendirian ke Wadas, Warga Kontra Sambut dengan Hangat
Selesai di tempat ini, tim Kantor Staf Presiden bergeser ke dukuh Prajan untuk bertemu warga yang menentang atau kontra terkait pembangunan Bendungan Bener. "Di lokasi yang menjadi tempat penangkapan puluhan warga tersebut, sudah tak terlihat lagi penjagaan dari aparat keamanan. Aktivitas warga sudah tampak biasa," jelas dia.
Lihat Juga :