Tokoh Muda NU Ungkap Makna Filosofis Pengukuhan Pengurus PBNU di Ibu Kota Baru

Selasa, 01 Februari 2022 - 17:56 WIB
Addi menegaskan hal tersebut menandakan artikulasi gagasan besar tentang transformasi NU masa kini dan masa depan. Memimpin kepeloporan Indonesia masa depan. "Termasuk menjadi bagian dari perjuangan mewujudkan kebahagiaan masyarakat kalimantan Timur dalam membangun ibu kota negara baru," beber pegiat UMKM Digital itu.

Baca juga: Jokowi Sebut NU Tunjukkan Wajah Indonesia Teduh dan Ramah di Mata Dunia

Aspek kedua adalah berkaitan dengan kepengurusan PBNU yang mengakomodasi generasi muda dan ulama perempuan dalam struktur kepengurusan. Dijelaskan Addin, hal ini menandakan organisasi yang semakin matang, modern dan mampu memimpin zaman. "Tentu ini diapresiasi semua kalangan dan semakin optimistis dalam membangun tata bangsa dan dunia," jelas Addin.

Dia optimistis paradigma baru NU ini tentu akan membangkitkan harapan dan optimisme semua organisasi masyarakat. "Masyarakat di kalimantan, para santri, pimpinan pondok pesantren dan masyarakat secara umum untuk terus berkontribusi terhadap agenda utama bangsa," pungkasnya.

Sementara, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan dalam pengukuhan PBNU logo NU adalah Bumi, maka tugas besar organisasinya merawat bumi dan membangun tata dunia baru yang lebih baik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!