Keluhkan Antrean, Jamaah Umrah Minta Durasi Karantina Diperpendek

Minggu, 30 Januari 2022 - 08:28 WIB
"Ya ini perlu diperhatikan artinya pemerintah harus mendekorasi ulang terkait SOP ini. Apakah mengurangi harinya sehingga sirkulasi nya perputaran antara yang keluar dari wisma atlet dan yang masuk bisa diatur dengan mengurangi harinya. Ini penting sehingga jamaah tidak terlalu lama menunggu di hotel karantina," tutur dia.

Terkait pengurangan jumlah durasi karantina, lanjut Tri, perlu diperhatikan bahwa para jamaah telah sangat lama menjalankan ibadah umrah, yaitu selama 20 hari. Dia meminta satgas Covid-19 untuk mengaktifkan kembali bandara-bandara di berbagai daerah dengan fasilitas yang sama seperti di Surabaya, Medan, Solo, dan Yogyakarta.

Selain itu juga terdapat hotel-hotel yang memiliki kualitas dan kuantitas yang bisa menjadi solusi sehingga tidak hanya Jakarta. Tri pun mendesak pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan umrah satu pintu tersebut. Pihak hotel yang sudah berkomitmen untuk karantina kedatangan dari Arab Saudi dapat mengalokasikan kamar khusus untuk jamaah yang positif covid-19 sebesar 10%.

"Jika nanti usul saya 10% total kapasitas kamar digunakan untuk yang positif otomatis ada peningkatan fasilitas kesehatan dan visit dokter nya. Ini mungkin juga bagian dari solusi untuk mengatasi over kapasitas ini," tutur dia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!