Orang Tua Perokok Berpotensi Lebih Tinggi Punya Anak Stunting

Jum'at, 28 Januari 2022 - 20:48 WIB
Peneliti senior SEAMEO RECFON Grace Wangge mengatakan pengetahuan pemangku kebijakan di daerah soal hubungan stunting dan pengendalian tembakau masih rendah. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Kesadaran hubungan stunting dan pengendalian tembakau masih rendah. Padahal hasil penelitian menunjukkan ada kaitan erat antara rokok dengan stunting. Keluarga yang memiliki anggota perokok berisiko lebih tinggi memiliki anak stunting dibandingkan dengan keluarga yang bukan perokok.

Peneliti senior Southeast Asia Ministers of Education Organization (SEAMEO) Regional Center for Food and Nutrition (RECFON) Grace Wangge mengatakan, penanganan stunting dan hasil analisis selama ini menunjukkan, pengetahuan pemangku kebijakan di daerah soal hubungan stunting dan pengendalian tembakau memang masih rendah. "Begitu juga dengan pengetahuan masyarakat pada umumnya," ujar Grace di Jakarta, Jumat (28/1/2022).



Baca juga: Cegah Stunting untuk Wujudkan Generasi Sehat di Masa Depan

Selama ini, kata Grace, target sasaran kampanye penanganan stunting adalah 1.000 hari pertama kehidupan dan anemia pada remaja putri. Sementara remaja putra juga berperan besar karena dia adalah calon ayah. Jika remaja putra tersebut merokok, dampaknya tidak hanya pada dirinya sendiri melainkan juga pada anak dan masa depan keluarganya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!