Direktur SMRC: Mayoritas Masyarakat Tak Ingin Pemilu Diundur

Sabtu, 22 Januari 2022 - 23:05 WIB
Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas menyikapi pernyataan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia yang mewakili aspirasi beberapa pengusaha dengan meminta pelaksanaan Pemilu 2024 diundur ke 2027. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), Sirojudin Abbas menyikapi pernyataan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia yang mewakili aspirasi beberapa pengusaha dengan meminta pelaksanaan Pemilu 2024 diundur ke 2027.

Sirojudin menegaskan hingga saat ini belum ada konsensus di antara para penyelenggara negara seperti pemerintah maupun DPR untuk mengundurkan jadwal Pemilu. Baca juga: KPU Kembali Usulkan Pemilu 2024 Digelar 14 Februari



Dia melanjutkan yang terpenting pengunduran jadwal pemilu bukanlah aspirasi di tingkat massa. Hal itu dikatakan Sirojudindalam Webinar Moya Institute bertajuk “Pandemi dan Siklus Politik Indonesia Jelang 2024", Jumat (21/1/2022).

"Para pendukung pengunduran jadwal Pemilu menggunakan preseden sejarah yang menunjukkan perubahan jadwal Pemilu, yakni dimajukannya jadwal Pemilu 2002 ke 1999. Tapi, yang harus diingat, konteks politik dan sosial kala itu sangat berbeda dengan sekarang," ujar Sirojudin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!