Jadi Pondasi Ekonomi Keluarga, Pemerintah Diminta Perhatikan Perempuan Pesisir

Senin, 17 Januari 2022 - 21:06 WIB
Pendiri Perempuan Progresif Indonesia Timur Nathalia Mahudin mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk memperhatikan perempuan pesisir. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pendiri Perempuan Progresif Indonesia Timur Nathalia Mahudin mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk memperhatikan perempuan pesisir . Hal itu penting mengingat perempuan pesisir khususnya Provinsi Maluku juga merupakan pondasi ekonomi keluarga.

Nathalia menyebut sejumlah catatan dan opsi solusi yang bisa ditempuh pemerintah dan lintas kementerian untuk mengatasi persoalan ini. Pertama, terkait kelaparan dan kemiskinan di Maluku. Menurut Nathalia, hal ini sulit dihadapi jika nelayan hanya bergantung pada tangkapan ikan. Maka solusinya, perempuan pesisir sebagai tonggak ekonomi dalam keluarga harus mampu mengembangkan strategi lain demi stabilitas finansial keluarga.



"Misalnya bercocok tanam sayur. Perempuan pesisir juga bisa melakukan pengelolaan hasil penangkapan ikan yang diawetkan dan bisa dijual dalam bentuk produk kemasan dengan nilai jual yang dinaikkan," kata dia.

Baca juga: Pemerintah Targetkan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 1,3 Juta Masyarakat Pesisir di 2022
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!