Bupati Penajam Paser Utara Kena OTT, Demokrat Tak Toleransi Tindakan Koruptif

Kamis, 13 Januari 2022 - 11:02 WIB
Ketua Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto mengaku prihatin dan menyesalkan atas penangkapan Bupati Penajam Paser Utara sekaligus Politikus Partai Demokrat, Abdul Gafur Masud. Foto/dpr.go.id
JAKARTA - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) sekaligus Politikus Partai Demokrat, Abdul Gafur Mas'ud terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Abdul Gafur ditangkap atas dugaan penerimaan suap dan gratifikasi.

Menanggapi penangkapan itu, Ketua Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto mengaku prihatin dan menyesalkan atas apa yang terjadi pada kadernya tersebut. Padahal, Demokrat tengah membangun transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas politiknya. Baca juga: Ditangkap KPK Soal Dugaan Suap, Ini 3 Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara



"Sangat prihatin dan sangat menyesalkan kejadian ini. Di saat kami semua terus membangun transparansi, profesionalitas, akuntabilitas, dan zona integritas yang baik dalam aktualisasi politik, kejadian ini tentu sangat mengagetkan dan memprihatinkan kita semua," ujar Didik saat dihubungi, Kamis (13/1/2022).

Namun, kata Didik, Demokrat pada prinsipnya sangat mendukung upaya-upaya pemberantasan korupsi. Demokrat tidak pernah mentoleransi tindakan-tindakan koruptif dalam bentuk apa pun karena Demokrat juga memginginkan pemerintahan yang bersih dari korupsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!