Klaim Pengusaha Ingin Pemilu 2024 Diundur, Politikus Golkar Ini Sentil Bahlil
Rabu, 12 Januari 2022 - 11:35 WIB
"Bahlil harusnya konsentrasi untuk mendatangkan para investor asing, dan mewujudkannya agar penyerapan tenaga kerja, serta pertumbuhan ekonomi dapat berjalan dengan baik. Itu tugas dia," jelasnya.
Menurutnya, pernyataan Bahlil membuat gaduh suasana politik dan pemerintahan sehingga kontra-produktif dengan upaya pemerintah memulihkan ekonomi nasional. Karena itu, Muslim menilai Presiden Jokowi perlu mengevaluasi Bahlil sebagai menteri.
"Menteri yang buat gaduh layak dicopot oleh Presiden Jokowi, karena membuat kegaduhan politik. Ingat ya, Pilpres dan Pileg 2024 adalah amanat UU, dilaksanakan secara serentak," tegas Muslim Jaya yang juga merupakan jabat Ketua Bidang Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957.
"Tak ada satu pun indikator saat ini yang bisa menjadi alasan untuk Pilpres diundur, apalagi sebenarnya laju pandemi Covid-19 sudah landai dan kita meyakini pemerintah mampu mengatasi pandemi Covid-19 varian baru Omicron," sambungnya.
Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan kalangan dunia usaha berharap jadwal Pemilu 2024 diundur di tengah masa pemulihan ekonomi. Hal itu diungkapkan Bahlil mengomentari temuan survei mengenai perpanjangan pemerintahan Jokowi hingga 2027.
Menurutnya, pernyataan Bahlil membuat gaduh suasana politik dan pemerintahan sehingga kontra-produktif dengan upaya pemerintah memulihkan ekonomi nasional. Karena itu, Muslim menilai Presiden Jokowi perlu mengevaluasi Bahlil sebagai menteri.
"Menteri yang buat gaduh layak dicopot oleh Presiden Jokowi, karena membuat kegaduhan politik. Ingat ya, Pilpres dan Pileg 2024 adalah amanat UU, dilaksanakan secara serentak," tegas Muslim Jaya yang juga merupakan jabat Ketua Bidang Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957.
"Tak ada satu pun indikator saat ini yang bisa menjadi alasan untuk Pilpres diundur, apalagi sebenarnya laju pandemi Covid-19 sudah landai dan kita meyakini pemerintah mampu mengatasi pandemi Covid-19 varian baru Omicron," sambungnya.
Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan kalangan dunia usaha berharap jadwal Pemilu 2024 diundur di tengah masa pemulihan ekonomi. Hal itu diungkapkan Bahlil mengomentari temuan survei mengenai perpanjangan pemerintahan Jokowi hingga 2027.
Lihat Juga :