Usut Cuitan Ferdinand Hutahaean, Pendeta Gilbert Percaya Polri Profesional

Rabu, 05 Januari 2022 - 21:49 WIB
"Mudah-mudahan yang merasa tersakiti dengan cuitan rekan saya Abang Ferdinand, kiranya saya meminta maaf, tak perlu diperpanjang lagi. Karena itu yang pasti bukan suara dari umat Kristiani," tambahnya.

Sebenarnya, Gilbert menyebut pernyataan 'Allahku luar biasa, Allah Maha Kuasa, maupun Allah Maha Segalanya' itu kalimat yang wajar dan normal.

Namun, tidak dibandingkan dengan apa pun dan tidak disampaikan di media sosial atau ruang publik. "Karena bahasa ini seringkali kita nyatakan di gereja, bahwa Allahku luar biasa. Dan saya percaya, setiap agama meyakini itu," jelasnya.

"Karena di Al-Kitab kami ada tulisan, orang benar akan hidup oleh iman. Itulah iman kami. Saya pikir iman dari setiap agama juga percaya bahwa Allah luar biasa, Allah Maha Kuasa, Allah Maha Segalanya," sambungnya.

Menurut dia, apabila dibanding-bandingkan dengan agama lain apalagi disampaikan di ruang publik. Maka, hal itu yang menjadi awal konflik. Sebab, timbul pertanyaan jika ada kalimat ‘Allahmu’ dan ‘Allahku’ seperti cuitan Ferdinand tersebut, bahwa Tuhan ada berapa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!