Survei: Publik Optimistis Kondisi Politik di 2022 Lebih Baik

Minggu, 26 Desember 2021 - 15:31 WIB
Namun, lanjut Deni, publik memiliki optimisme untuk kondisi politik nasional di tahun mendatang yakni 56,6% yang menyatakan akan lebih baik atau jauh lebih baik. Angka ini lebih banyak dibanding yang mengatakan akan buruk atau akan sangat buruk yang jumlahnya hanya 9,5%, yang menyatakan sedang 21,5%, dan tidak menjawab 12,4%.

“Publik pada umumnya optimistis kondisi politik tahun depan akan sangat baik atau akan baik,” kata Deni.

Untuk kondisi ekonomi, Deni menjelaskan, ada 31,9% warga yang menilai kondisi ekonomi sekarang lebih buruk atau jauh lebih buruk dibanding tahun lalu. Sementara yang menilai lebih baik atau jauh lebih baik 36,3%.

“Dan 27% menilai tidak ada perubahan. Sedikit lebih banyak yang menilai kondisi sekarang lebih baik atau jauh lebih baik dibanding tahun lalu,” kata Deni.

Adapun trennya jika dibandingkan survei Juni 2019 atau sebelum ada wabah Covid-19, Deni memaparkan, sebelum wabah Covid-19, yang menilai kondisi ekonomi nasional lebih buruk atau jauh lebih buruk 17,5%, pada Desember 2021 ada 31,9% atau ada kenaikan dari sebelum Covid. Tapi, dalam setahun terakhir dari Oktober 2020-Desember 2021, terlihat sentimen negatif terhadap ekonomi nasional dari 60,3% menjadi 31,9%.

“Artinya ada kemajuan dalam satu tahun terakhir dan sentimen negatifnya menurun. Dan sentimen positifnya naik yang warna hijau 15,2% (Oktober 2020) menjadi 36,3% (Desember 2021),” imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!