Gus Yahya, Mantan Aktivis HMI yang Menakhodai PBNU
Sabtu, 25 Desember 2021 - 05:30 WIB
Baca juga: Breaking News: KH Yahya Cholil Staquf Terpilih sebagai Ketua Umum PBNU 2021-2026
Menurutnya, tidak ada respons berlebihan yang disampaikan Korps Alumni HMI (KAHMI) kecuali ucapan selamat dan mendoakan yang terbaik untuk Gus Yahya. Internal HMI sadar bahwa Gus Yahya bukan hanya milik HMI, tapi juga PMII, NU, bangsa Indonesia, bahkan dunia.
HMI sangat sering dipimpin anak-anak NU dan santri. Di antara yang populer adalah Nurcholish Madjid, seorang yang pada 1970 mengatakan bahwa NU akan mengalami kemajuan intelektual. Ramalan itu saat ini terbukti benar.
"Selain itu, ada juga nama Subchan ZE. Tokoh NU yang memperjuangkan agar HMI tidak dibubarkan di era pemerintahan Orde Lama. Adiknya, Aniswati M Kamaluddin, pendiri KOHATI (Korps HMI-Wati) dan Ketua Umum KOHATI Pertama juga seorang NU," kata Hariqo.
Penulis buku Lafran Pane ini menyoroti isu menarik yang dibahas dalam Muktamar NU. Antara lain pembahasan mengenai agraria dan pemerataan ekonomi di Komisi Qanuniyah, Komisi Waqi'iyyah, Komisi Maudhu'iyyah, dan Komisi Rekomendasi. Presiden Jokowi di akun resmi media sosialnya pada 22 Desesember 2021 juga menyoroti hal yang sama. Ia menuliskan 'NU adalah organisasi besar yang memiliki potensi dalam rangka pemerataan ekonomi umat'.
"Semoga harapan Presiden Jokowi menjadi perhatian kita semua. Toleransi antarumat beragama wajib hukumnya, toleransi ekonomi wajib juga. Sekali lagi, selamat atas terpilihnya guru kami KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU 2021-2026. Terima kasih untuk pengabdian dari guru kami KH Said Aqil Siroj, Ketua Umum PBNU 2010-2021," kata penulis buku Seni Mengelola Tim Media Sosial ini.
Menurutnya, tidak ada respons berlebihan yang disampaikan Korps Alumni HMI (KAHMI) kecuali ucapan selamat dan mendoakan yang terbaik untuk Gus Yahya. Internal HMI sadar bahwa Gus Yahya bukan hanya milik HMI, tapi juga PMII, NU, bangsa Indonesia, bahkan dunia.
HMI sangat sering dipimpin anak-anak NU dan santri. Di antara yang populer adalah Nurcholish Madjid, seorang yang pada 1970 mengatakan bahwa NU akan mengalami kemajuan intelektual. Ramalan itu saat ini terbukti benar.
"Selain itu, ada juga nama Subchan ZE. Tokoh NU yang memperjuangkan agar HMI tidak dibubarkan di era pemerintahan Orde Lama. Adiknya, Aniswati M Kamaluddin, pendiri KOHATI (Korps HMI-Wati) dan Ketua Umum KOHATI Pertama juga seorang NU," kata Hariqo.
Penulis buku Lafran Pane ini menyoroti isu menarik yang dibahas dalam Muktamar NU. Antara lain pembahasan mengenai agraria dan pemerataan ekonomi di Komisi Qanuniyah, Komisi Waqi'iyyah, Komisi Maudhu'iyyah, dan Komisi Rekomendasi. Presiden Jokowi di akun resmi media sosialnya pada 22 Desesember 2021 juga menyoroti hal yang sama. Ia menuliskan 'NU adalah organisasi besar yang memiliki potensi dalam rangka pemerataan ekonomi umat'.
"Semoga harapan Presiden Jokowi menjadi perhatian kita semua. Toleransi antarumat beragama wajib hukumnya, toleransi ekonomi wajib juga. Sekali lagi, selamat atas terpilihnya guru kami KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU 2021-2026. Terima kasih untuk pengabdian dari guru kami KH Said Aqil Siroj, Ketua Umum PBNU 2010-2021," kata penulis buku Seni Mengelola Tim Media Sosial ini.
(abd)
Lihat Juga :