KPK Benahi Metode Pemberantasan Korupsi, DPR Tekankan Pencegahan dan Pengembalian Aset

Senin, 20 Desember 2021 - 14:52 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi pernyataan Firli Bahuri bahwa KPK senantiasa terus berbenah untuk menyempurnakan metode penanganan korupsi di Indonesia. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri yang menyampaikan bahwa KPK senantiasa terus berbenah untuk menyempurnakan metode penanganan korupsi di Indonesia mendapat apresiasi. Adapun beberapa terobosan yang dilakukan KPK adalah pendekatan asset recovery, penerimaan negara bukan pajak, hingga memitigasi perilaku korupsi.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan kinerja Firli sejauh ini sudah sangat baik karena tidak hanya memfokuskan pada penangkapan, namun juga berbagai elemen pemberantasan korupsi lainnya. Baca juga:



"Saya sendiri sebagai mitra melihat bahwa dalam melakukan kerjanya, KPK di bawah Pak Firli sudah sangat komprehensif. Tidak hanya sigap menangkap tapi juga aktif mencegah dan setelahnya juga tidak kendor dalam mengejar aset koruptor hingga bisa dikembalikan ke negara. Jadi memang beliau ini memberantas korupsi tanpa gaduh tapi mau gaduh atau senyap, kan yang penting uang negara selamat," ujar Sahroni kepada wartawan, Senin (20/12/2021).

Politikus Partai Nasdem ini menegaskan hal ini penting mengingat dalam hal pemberantasan korupsi semua elemen harus diperhatikan, bukan hanya operasi tangkap tangan (OTT) yang nilai beritanya tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!