Profil Haji Lulung: Sejak Kecil Ikut Kampanye PPP

Selasa, 14 Desember 2021 - 11:43 WIB
Baca juga: Haji Lulung, Sosok yang Sangat Berjasa bagi Perjuangan PPP di Ibu Kota

Jabatannya pun semakin naik. Haji Lulung yang merupakan salah satu tokoh berpengaruh di Pasar Tanah Abang ini sempat menjadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua DPW PPP DKI Jakarta. Namun, pada November 2014, Haji Lulung dicopot sebagai Ketua DPW PPP DKI Jakarta. Saat itu, PPP mengalami dualisme kepemimpinan antara Romahurmuziy (Romi) Versus Suryadharma Ali. Isunya saat itu, Haji Lulung dipecat Kubu Romi karena mendukung PPP versi Suryadharma Ali.

Setelah Suryadharma Ali ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan haji di Kementerian Agama tahun 2011-2013, gerbongnya dipimpin oleh Djan Faridz. Haji Lulung pun berada di kubu Djan Faridz.

Namun, lagi-lagi pemecatan diterima oleh Haji Lulung. Kali ini, Haji Lulung dipecat Djan Faridz karena tidak mau mendukung Ahok di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017. Saat itu, PPP Djan Faridz mendukung Ahok, sedangkan Haji Lulung memilih mendukung Pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno.

Pada Pemilu Legislatif 2019, baju partai politik Haji Lulung berganti. Dia menjadi calon anggota legislatif dari PAN. Anak seorang tentara BKR berpangkat Peltu itu pun lolos ke Senayan. Haji Lulung meraih 69.782 suara dari daerah pemilihan DKI Jakarta III yang meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu. Di DPR RI , PAN menempatkannya di Komisi VII DPR yang membidangi energi, riset, dan teknologi. Kini, Haji Lulung kembali ke partai berlambang kakbah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!