Keterlibatan Perempuan dalam Pengelolaan Hutan Perlu Diperkuat
Selasa, 07 Desember 2021 - 19:30 WIB
Diskusi bertajuk Belajar dari Rejang Lebong Bengkulu: Mendorong dan Memperkuat Keterlibatan Perempuan dalam Pengelolaan Hutan, Selasa (7/12/2021). FOTO/TANGKAPAN LAYAR
JAKARTA - Keterlibatan perempuan dalam pengelolaan hutan di Indonesia perlu didorong dan diperkuat. Sebab, jika terjadi kerusakan hutan, maka yang paling terdampak adalah perempuan.
Hal ini disampaikan Ketua Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) Maju Bersama Desa Pal VIII, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Rita Wati dalam diskusi bertajuk Belajar dari Rejang Lebong Bengkulu: Mendorong dan Memperkuat Keterlibatan Perempuan dalam Pengelolaan Hutan, Selasa (7/12/2021).
Menurut Rita, dirinya tergerak berjuang mendapatkan akses kelola kawasan hutan karena kesadaran tentang potensi hutan yang luar biasa. Di sisi lain, hal itu berhubungan pula dengan kesadaran bahwa perempuan adalah pihak yang paling terdampak ketika hutan rusak.
Baca juga: Memilukan Sekeluarga Terkapar Keracunan Makanan di Pinggir Hutan, 1 Balita Tewas
"Hutan sangat penting bagi perempuan, apalagi saat bencana. Perempuan selama ini berkecimpung di air. Perempuan dari bangun tidur sampai mau tidur itu air. Kalau hutan rusak dan kekeringan, dampak terbesarnya perempuan. Perempuan lebih butuh air," kata Rita.
Hal ini disampaikan Ketua Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) Maju Bersama Desa Pal VIII, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Rita Wati dalam diskusi bertajuk Belajar dari Rejang Lebong Bengkulu: Mendorong dan Memperkuat Keterlibatan Perempuan dalam Pengelolaan Hutan, Selasa (7/12/2021).
Menurut Rita, dirinya tergerak berjuang mendapatkan akses kelola kawasan hutan karena kesadaran tentang potensi hutan yang luar biasa. Di sisi lain, hal itu berhubungan pula dengan kesadaran bahwa perempuan adalah pihak yang paling terdampak ketika hutan rusak.
Baca juga: Memilukan Sekeluarga Terkapar Keracunan Makanan di Pinggir Hutan, 1 Balita Tewas
"Hutan sangat penting bagi perempuan, apalagi saat bencana. Perempuan selama ini berkecimpung di air. Perempuan dari bangun tidur sampai mau tidur itu air. Kalau hutan rusak dan kekeringan, dampak terbesarnya perempuan. Perempuan lebih butuh air," kata Rita.
Lihat Juga :