Komunitas NFT Dorong Pemberdayaan Petani Perempuan Indonesia

Selasa, 30 November 2021 - 13:57 WIB
"Kami memahami benar bagaimana para perempuan-perempuan hebat yang tergabung dalam Pertahara berjuang untuk keluarganya. Untuk itulah kami berharap melalui Project Meta Forest ini kami bisa berkontribusi dalam memberdayakan dan membantu mereka, baik dalam konteks agripreneur maupun memberikan dampak positif pada kehidupan sosialnya. Project Meta Forest menjadi ikhtiar kami dalam mengajak komunitas NFT untuk semakin solid dan mampu berkontribusi untuk bidang sosial sehingga komunitas ini bisa berkembang secara berkelanjutan," katanya.

Untuk diketahui, NFT adalah salah satu satu aset kripto dengan teknologi Blockchain yang sedang tumbuh signifikan dalam beberapa bulan ini. Berbeda dengan cryptocurrency, NFT adalah sebagai satu token utuh sendiri. Dengan demikian secara prinsip, semua aset dapat menjadi NFT, baik berupa seni, game, video, musik, dan lainnya.

Dalam penjelasan sederhana, NFT merupakan token digital, tidak dapat dipertukarkan tapi dapat diperjualbelikan. Hal ini yang membuat NFT cocok digunakan dalam transaksi karya seni digital oleh konsumen biasa maupun kolektor atau disebut sebagai crypto art yang ditunjang oleh Ethereum sebagai platform pendukungnya.

Dalam hal ini, NFT berfungsi sebagai alat verifikasi karya digital untuk transaksi crypto art. Hal ini yang membuat karya yang diperjualbelikan diperlakukan layaknya karya seni berformat fisik. Baca juga: Kenalkan Yomper, Suzuki Jimny Modifikasi Buat Para Petani

Jika dilihat pada fungsinya, NFT bisa memiliki ragam project dan asset. Pada industri gaming, terdapat NFT yang diluncurkan khusus game, seperti Axie Infinity dan lain-lain. Sementara untuk hal kepemilikan, NFT bisa menjadi wadah untuk mempertemukan orang-orang dengan minat yang sama di sebuah komunitas.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!