Tommy Kurniawan Soroti Kritikan ke BUMN: Pak Ahok Jangan Overlah
Senin, 29 November 2021 - 19:06 WIB
Anggota DPR RI Komisi VI Tommy Kurniawan meminta kepada Komisaris Utama Pertama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak berlebihan dalam mengkritik BUMN. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Anggota DPR RI Komisi VI Tommy Kurniawan menyoroti aksi saling sahut antara Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga. Tommy meminta kepada Ahok untuk tidak berlebihan dalam berkomentar terkait BUMN.
"Pernyataan Pak Ahok jangan overlah, yang akhirnya menimbulkan banyak perspektif dan berujung saling sahut. Saya rasa, Pak Ahok lebih baik fokus ke Pertamina, untuk perbaiki kekurangan yang ada," kata Tommy Kurniawan yang juga membidangi masalah BUMN ini, Senin (29/11/2021).
Untuk diketahui, saling sahut ini berawal dari kririk keras Ahok yang menyoroti banyaknya kontrak BUMN justru menguntungkan pihak lain, di Pertamina. Hal ini direspons oleh Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga yang menyatakan tudingan Ahok keliru. Arya menilai Ahok belum belajar apa yang sedang dilakukan BUMN saat ini.
Baca juga: Tolak Rencana IBC Akuisisi Produsen Mobil Listrik Jerman, Ahok: Tidak Layak!
"Diskusi dan bertemu untuk sampaikan kritik dan membenahi sistem kan lebih baik. Dengan begitu masyarakat luas dapat menikmati hasil-hasil yang positif dari Pertamina. Jangan memancing keributan dan berujung saling respon," kata anggota DPR dari Fraksi PKB ini.
"Pernyataan Pak Ahok jangan overlah, yang akhirnya menimbulkan banyak perspektif dan berujung saling sahut. Saya rasa, Pak Ahok lebih baik fokus ke Pertamina, untuk perbaiki kekurangan yang ada," kata Tommy Kurniawan yang juga membidangi masalah BUMN ini, Senin (29/11/2021).
Untuk diketahui, saling sahut ini berawal dari kririk keras Ahok yang menyoroti banyaknya kontrak BUMN justru menguntungkan pihak lain, di Pertamina. Hal ini direspons oleh Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga yang menyatakan tudingan Ahok keliru. Arya menilai Ahok belum belajar apa yang sedang dilakukan BUMN saat ini.
Baca juga: Tolak Rencana IBC Akuisisi Produsen Mobil Listrik Jerman, Ahok: Tidak Layak!
"Diskusi dan bertemu untuk sampaikan kritik dan membenahi sistem kan lebih baik. Dengan begitu masyarakat luas dapat menikmati hasil-hasil yang positif dari Pertamina. Jangan memancing keributan dan berujung saling respon," kata anggota DPR dari Fraksi PKB ini.
Lihat Juga :