Hindari Polarisasi, Muktamar NU Butuh Calon Alternatif
Kamis, 25 November 2021 - 20:58 WIB
Kiai Syaifuddin menjelaskan, pemimpin NU harus bisa menjadi role model bagi kalangan milennial, tapi tetap kharismatik.
M Ainul Yaqin menambahkan, karakteristik pemimpin yang baik adalah yang sudah selesai dengan dirinya sendiri, seperti KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Cucu Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari itu telah memberikan tauladan dari kesederhanaan di tengah pergerakan tiada batas.
"Dulu saya waktu mondok di Tambakberas, melihat Gus Dur datang pengajian naiknya mobil L300 yang mungkin tidak ada AC-nya, dan beliau beberapa kali saya melihat di acara yang lain, tampaknya tidak risau atau mempermasalahkan soal itu. Belum lagi bagaimana cara Gus Dur bersilaturahim," katanya.
Ketika disinggung kepemimpinan NU mendatang, Ainul Yaqin mengajak generasi muda tidak terbawa arus yang mencoba membenturkan para tokoh NU dari latar belakang organisasinya. "Untuk menghindari head to head yang berdampak pada besarnya polarisasi, mungkin perlu adanya mekanisme atau cara lain sehingga memunculkan calon alternatif," katanya.
Lihat Juga :