Masyarakat Jangan Terprovokasi Tuduhan Pejabat Terlibat Bisnis PCR
Senin, 08 November 2021 - 14:08 WIB
Rahmat dalam analisanya mengungkapkan topik yang dipermasalahkan mengenai tes PCR adalah harga dan PT GSI. Padahal dia menekankan harga tes PCR menjadi wewenang Kementerian Kesehatan.
"Kalau mengenai GSI itu sejak awal inisiatif dan kolaboratif banyak pihak dan semangatnya gerakan sosial kemanusiaan demi membantu masyarakat. Ini sudah dijelaskan Pak Erick ke publik," tuturnya.
Hal senada disampaikan Relawan Milenial Satgas Penanganan Covid-19 Arief Rosyid. Dia menilai tuduhan terhadap Erick Thohir itu tidak punya dasar argumentasi yang kuat sehingga menuai kecurigaaan terdapat unsur politik di dalamnya.
Dia mengatakan, pernyataan Kemenkes dan BPKP sudah terang benderang menggambarkan bahwa tidak ada kepentingan bisnis di dalamnya, hal itu karena dalam menentukan harga tes PCR merupakan suatu cek and balances yang dapat menghindari kongkalikong permainan harga.
“Ini menegaskan tak mungkin ada kepentingan orang perorang yang bermain dalam tarif PCR. Mekanisme check and balance dari berbagai lembaga ini menutup ruang untuk adanya kongkalikong,” imbuhnya.
Dia melanjutkan, evaluasi harga PCR secara berkala yang sekarang sudah turun dapat membungkam pihak-pihak yang menuduh sejumlah pejabat negara bisnis PCR. “Berapa banyak orang yang akan ditutup mulutnya oleh mereka yang dianggap berkepentingan tersebut. Sehingga tuduhan-tuduhan tersebut cenderung kepada fitnah,” katanya.
"Kalau mengenai GSI itu sejak awal inisiatif dan kolaboratif banyak pihak dan semangatnya gerakan sosial kemanusiaan demi membantu masyarakat. Ini sudah dijelaskan Pak Erick ke publik," tuturnya.
Hal senada disampaikan Relawan Milenial Satgas Penanganan Covid-19 Arief Rosyid. Dia menilai tuduhan terhadap Erick Thohir itu tidak punya dasar argumentasi yang kuat sehingga menuai kecurigaaan terdapat unsur politik di dalamnya.
Dia mengatakan, pernyataan Kemenkes dan BPKP sudah terang benderang menggambarkan bahwa tidak ada kepentingan bisnis di dalamnya, hal itu karena dalam menentukan harga tes PCR merupakan suatu cek and balances yang dapat menghindari kongkalikong permainan harga.
“Ini menegaskan tak mungkin ada kepentingan orang perorang yang bermain dalam tarif PCR. Mekanisme check and balance dari berbagai lembaga ini menutup ruang untuk adanya kongkalikong,” imbuhnya.
Dia melanjutkan, evaluasi harga PCR secara berkala yang sekarang sudah turun dapat membungkam pihak-pihak yang menuduh sejumlah pejabat negara bisnis PCR. “Berapa banyak orang yang akan ditutup mulutnya oleh mereka yang dianggap berkepentingan tersebut. Sehingga tuduhan-tuduhan tersebut cenderung kepada fitnah,” katanya.
Lihat Juga :