JK Harap Pelaksanaan Haji Kembali Normal Tahun Depan

Minggu, 07 November 2021 - 09:00 WIB
Mantan Wapres RI tersebut menyadari, animo masyarakat Indonesia melaksanakan haji masih sangat tinggi. JK menyebutkan, setiap tahun, sekitar 200.000 penduduk Indonesia menjadi pendaftar baru untuk melaksanakan rukun Islam kelima tersebut. Namun sayangnya, dalam dua tahun terakhir ini pelaksanaan haji menghadapi kendala karena pandemi.

JK berpandangan, fasilitas haji di Makkah saat ini jauh lebih baik dibanding pelaksanaan sebelumnya. Ia berharap, kuota haji bisa bertambah 4 hingga 5 juta setiap tahun. Penambahan kuota tersebut akan berdampak pada daftar tunggu calon jamaah haji Indonesia.

Seperti diketahui, lanjut JK, jumlah daftar tunggu haji di Indonesia saat ini rata-rata 30 tahun. "Kalau di Jawa rata-rata 20 tahun menunggu. Tapi di Sulawesi sampai 40 tahun menunggu. Jadi kalau mendaftar di usia 20 tahun. Nanti naik hajinya setelah berusia 60 tahun," kata JK.

Lebih lanjut JK menilai, salah satu syarat utama dari pelaksanaan haji adalah persoalan kuota. Jika kuota tak bisa dipenuhi oleh Arab Saudi, maka persyaratan lainnya tetap tidak bisa menjadi jaminan untuk naik haji.

Baca juga: Idul Adha dan Ibadah Haji, Apakah Ada Hubungannya?

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!