Terduga Teroris Lampung Berprofesi Kepala Sekolah, BNPT Minta Seleksi PNS Diperketat
Jum'at, 05 November 2021 - 09:33 WIB
Menurutnya, penguatan koordinasi tersebut sudah dilandasi oleh Perpres Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Penanggulangan dan Pencegahan Ekstremisme atau Radikalisme berbasis Kekerasan Mengarah kepada Terorisme.
"BNPT sebagai fungsi koordinasi dalam mengkoordinasikan dengan Kementerian/Lembaga terkait maupun pemda serta segenap elemen masyarakat bangsa dan negara untuk melakukan sinergitas di dalam pencegahan ataupun penanggulangan radikalisme dan terorisme," jelasnya.
Lebih dalam, Nurwakhid menjelaskan penyusupan teroris ke dalam lembaga negara dapat dijadikan sebagai modus untuk mencapai tujuan mereka. Pasalnya, kata Nurwakhid, bahwa teroris biasanya menganggap bahwa gaji sebagai seorang PNS adalah 'fai' atau harta rampasan dalam perang.
Di mana, kata dia, jaringan teroris memiliki tujuan akhir yakni mendirikan negara syariat berbasis Islam atau biasa dikenal sebagai khilafah. Baca juga: Densus 88 Antiteror Sisir Lokasi Tempat Pengumpulan Kotak Amal Jaringan Teroris JI
"Kalau dia menganggap negara ini kafir kan harusnya keluar (dari lembaga negara). Tetapi kenapa harus tetap di situ. Itu modus juga karena menganggap mereka butuh pembiayaan, butuh hidup dan mensupport pembiayaan kegiatan radikalisme," ucapnya.
"BNPT sebagai fungsi koordinasi dalam mengkoordinasikan dengan Kementerian/Lembaga terkait maupun pemda serta segenap elemen masyarakat bangsa dan negara untuk melakukan sinergitas di dalam pencegahan ataupun penanggulangan radikalisme dan terorisme," jelasnya.
Lebih dalam, Nurwakhid menjelaskan penyusupan teroris ke dalam lembaga negara dapat dijadikan sebagai modus untuk mencapai tujuan mereka. Pasalnya, kata Nurwakhid, bahwa teroris biasanya menganggap bahwa gaji sebagai seorang PNS adalah 'fai' atau harta rampasan dalam perang.
Di mana, kata dia, jaringan teroris memiliki tujuan akhir yakni mendirikan negara syariat berbasis Islam atau biasa dikenal sebagai khilafah. Baca juga: Densus 88 Antiteror Sisir Lokasi Tempat Pengumpulan Kotak Amal Jaringan Teroris JI
"Kalau dia menganggap negara ini kafir kan harusnya keluar (dari lembaga negara). Tetapi kenapa harus tetap di situ. Itu modus juga karena menganggap mereka butuh pembiayaan, butuh hidup dan mensupport pembiayaan kegiatan radikalisme," ucapnya.
(kri)
Lihat Juga :