Mensos Juliari Pastikan Rakyat Merasakan Manfaat PKH

Kamis, 04 Juni 2020 - 17:09 WIB
Sejauh ini di masa sulit, pemerintah juga telah meningkatkan anggaran Bansos PKH sebesar 25%. Serta menaikkan jumlah KPM menjadi 10 juta KPM dari sebelumnya 9,2 juta KPM, serta menyalurkan PKH menjadi setiap bulan dari sebelumnya 4 kali dalam setahun. (Baca juga: Kriteria Warga Penerima Bansos COVID-19 Versi Mensos)

"Saya berharap besar kepada para Pendamping dan Koordinator PKH, serta Kepala Dinas yang menjadi ujung tombak program ini. Kita pastikan uang negara bisa benar-benar dirasakan manfaatnya langsung oleh rakyat," tegas Menteri yang sebelumnya menjabat sebagai anggota DPR dari Dapil Jawa Tengah ini.

Bansos PKH di masa pandemi Covid-19 telah disesuaikan untuk setiap komponen yakni ibu hamil dan anak usia 0-6 tahun menjadi sebesar Rp250.000 per bulan, anak SD sebesar Rp75.000 per bulan, anak SMP sebesar Rp125.000 per bulan.

Kemudian anak SMA sebesar Rp166.000 per bulan, dan penyandang disabilitas berat serta lanjut usia 70 tahun ke atas sebesar Rp200.000 per bulan. Sehingga total anggaran PKH saat ini adalah Rp37,4 triliun. Seiring kebijakan baru ini, Mensos meminta agar masyarakat betul-betul dibantu dan dimudahkan dalam mengakses bansos.

"Lindungi mereka saat mengambil bansos di ATM atau Agen Bank dengan cara mengikuti protokol kesehatan. Sampaikan edukasi dan sosialisasi bahwa KKS harus dipegang sendiri oleh KPM, dan setelah bansos ditransfer ke rekening segera diambil uangnya," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!