Sebelum Kapolri Sebut Bebas Kritik, Hanya 18 Seniman Daftar Bhayangkara Mural Festival

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 12:31 WIB
"Kami juga was-was ini, waduh kok cuma 18 ini. Jadi mau ketemu Pak Kapolri saya menghindar takut ditanya tentang mural," tambahnya.

Namun kata Argo, setelah muncul pernyataan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahwa Polri tidak antikritik dan dalam kegiatan mural diperbolehkan bertema kritik. Hal itu langsung menambah jumlah peserta mural.

"Tapi ternyata setelah Minggu keempat langsung bermunculan setelah Bapak Kapolri menyampaikan di media boleh mengkritik. Setelah itu muncul banyak yang mendaftar di seluruh Polda di Indonesia, ada 803 karya," kata Argo Yuwono.

Ia menyebutkan, dalam pemilihan dan seleksi setiap tahapan festival mural baik di tingkat Polda daerah hingga Mabes Polri dilakukan secara objektif dan profesional.

"Peserta ini mendaftar mengirimkan desainnya ke panitia. Kemudian dari Polda menyeleksi dikirim ke Jakarta. Juri tidak ada dari Kepolisian, semua kompeten dan memahami mural, sehingga secara profesional memilih," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!