Gus Muhaimin: Pesantren dan Madin adalah Penentu Kemajuan Indonesia
Senin, 25 Oktober 2021 - 15:33 WIB
Menurutnya, pandemi Covid-19 telah memberikan hikmah untuk menyadarkan semua kalangan untuk tidak sombong pada teori-teori pembangunan modernis yang hanya berbasis kuantitatif bukan kualitatif, jangka panjang berdaya tahan kuat, seperti halnya yang di pesantren dengan karakter kemandiriannya.
Untuk diketahui, acara yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Madrasah Diniyah Takmiliyah (FKDT) berlangsung, Jumat-Minggu (22-24/10/2021) dan dihadiri 32 dari 34 Pengurus wilayah yang sudah terbentuk di seluruh Indonesia.
"Alhamdulillah, Puncak Peringatan Hari Santri dan Konsolidasi Madrasah Diniyah Takmiliyah pada hari ini dihadiri 32 Pengurus Wilayah (Provinsi) seluruh Indonesia. Kalau toh ada 2 provinsi yang tidak bisa hadir dikarenakan kendala teknis penerbangan," kata Ketua Umum DPP FKDT Lukman Hakim.
Baca juga: Peringati Hari Santri, Ribuan Napi Bersholawat di Balik Jeruji Besi
(abd)
Lihat Juga :