Santri Dinilai Punya Peranan Penting Bagi NKRI
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 09:58 WIB
Dia menjelaskan Garda Pemuda (GP) NasDem bersama para santri meneguhkan komitmen untuk bersatu mengawal Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari paham-paham lain yang bertentangan. Dia menambahkan GP NasDem dan para santri berupaya merestorasi dan merekatkan kembali semangat nasionalisme.
Semangat itu mesti ditempatkan dalam nilai-nilai keagamaan sebagai ruhnya. "KH Hasyim Asy'ari menyampaikan agama dan nasionalisme adalah dua kutub yang tidak berseberangan. Nasionalisme adalah bagian dari agama dan keduanya saling menguatkan," kata Gus Aam dalam pidatonya yang merupakan amanat dari Ketua Umum DPP GP NasDem Prananda Surya Paloh.
Ketua DPP Partai NasDem Bidang Pemuda dan Olahraga itu pun mengingatkan resolusi jihad difatwakan oleh KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober. Oleh karena itu, setiap tahunnya Hari Santri Nasional diperingati pada tanggal 22 Oktober.
Baca: Tepat di Usia 70 Tahun Sukmawati Soekarnoputri Jalani Ritual Pindah Agama dari Islam ke Hindu
"Hingga hari ini, ulama, kiai, dan para santri merupakan komponen bangsa yang sangat konsisten menjaga dan mempertahankan keutuhan Pancasila dan NKRI," ujar Gus Aam.
Semangat itu mesti ditempatkan dalam nilai-nilai keagamaan sebagai ruhnya. "KH Hasyim Asy'ari menyampaikan agama dan nasionalisme adalah dua kutub yang tidak berseberangan. Nasionalisme adalah bagian dari agama dan keduanya saling menguatkan," kata Gus Aam dalam pidatonya yang merupakan amanat dari Ketua Umum DPP GP NasDem Prananda Surya Paloh.
Ketua DPP Partai NasDem Bidang Pemuda dan Olahraga itu pun mengingatkan resolusi jihad difatwakan oleh KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober. Oleh karena itu, setiap tahunnya Hari Santri Nasional diperingati pada tanggal 22 Oktober.
Baca: Tepat di Usia 70 Tahun Sukmawati Soekarnoputri Jalani Ritual Pindah Agama dari Islam ke Hindu
"Hingga hari ini, ulama, kiai, dan para santri merupakan komponen bangsa yang sangat konsisten menjaga dan mempertahankan keutuhan Pancasila dan NKRI," ujar Gus Aam.
Lihat Juga :