Megawati: Polisi Terbaik Hanya Kapolri Jenderal Hoegeng

Selasa, 19 Oktober 2021 - 19:48 WIB
Ketua Dewan Pengarah BPIP sekaligus Ketua Dewan Pengarah BRIN Megawati Soekarnoputri menyebut polisi terbaik hanya Kapolri Jenderal Pol (Purn) Hoegeng Iman Santoso. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Negara (BRIN) Megawati Soekarnoputri menyebutkan polisi terbaik hanya Kapolri Jenderal Pol (Purn) Hoegeng Iman Santoso. Hoegeng merupakan sosok Kapolri yang bisa menjadi panutan bagi anggota kepolisian.

Hal itu disampaikan Megawati Soekarnoputri saat memberi pembekalan kepada para peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Pertama (Sespimma), Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Menengah (Sespimmen), dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri secara virtual.



Megawati mengaku, mengenal dua mantan Kapolri yakni, Jenderal Pol Hoegeng dan Awaloedin Djamin. Bahkan, dirinya menaruh hormat kepada dua tokoh Polri tersebut. "Saya kenal dengan Pak Hoegeng dan berteman dengan puteri-nya. Pak Hoegeng is the best. That's the real Polri. Orangnya merakyat. Dia naik sepeda. Sedangkan, Kapolri Awaloedin, dia profesor," ujar Megawati Soekarnoputri, Selasa (19/10/2021). Baca juga: Selidiki Kasus Narkoba di Jakarta, Begini Penampilan Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies

Oleh karena itu, putri Proklamator RI Bung Karno itu meminta setiap anggota Polri bertanya pada dirinya masing-masing bagaimana menjalankan fungsi sesuai amanahnya. Bahkan, Megawati mengharapkan fungsi sebagai pengayom masyarakat sudah ada dalam benak masing-masing ketika sebelum masuk Polri.

"Sudah bertekad bahwa saya sebagai Polri nantinya menjadi abdi negara, menundukkan semua kepentingan pribadi. Saya ingin Polri, yang selain tangguh dan elegan, yang memeluk rakyat, dicintai anak-anak dan ibu-ibu. Jangan mikir rutinitas atau karir saja. Tetapi punya semangat karena Polri penjaga Bhayangkara negara," kata Megawati. Baca juga: Wasiat Romantis Jenderal Hoegeng Minta Dimakamkan di Tajur Halang Bogor, Ada Pesan Unik di Nisannya

Megawati mengaku sering berdiskusi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal ideologi Pancasila bisa dipraktikkan pada seluruh warga negara. "Saya berbicara kepada Bapak Presiden, Pancasila sekarang harus dikumandangkan kembali. Karena tidak hanya bagaimana Pancasila diingat sebagai bagian dari memori kita, tapi harus merasuk dalam hati nurani kita sebagai warga bangsa," jelas Megawati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!