Menuju Bonus Demografi, Puan: Kaum Milenial Harus Mewarisi Nilai-nilai Soekarno

Selasa, 19 Oktober 2021 - 13:14 WIB
Sementara, kelompok milenial kelahiran 1981-1996 yang kini berusia sekitar 24-39 tahun mencapai 25,87% atau sekitar 69,9 juta jiwa. Jika di total, jumlah kaum muda berusia maksimal 39 tahun sudah mencapai 53,81% dari total penduduk Indonesia, atau sekitar 145,4 juta jiwa.

Artinya, berdasarkan data BPS tersebut, saat ini bangsa Indonesia sudah menapakkan kaki pada titik awal menuju periode puncak bonus demografi, di mana penduduk usia produktif akan berada pada titik tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, yakni mencapai 64% dari total jumlah penduduk Indonesia.

Menurutnya, bonus demografi adalah sebuah momen langka dalam perjalanan hidup sebuah bangsa. Sangat kecil kemungkinannya untuk dapat terulang kembali dalam periode waktu yang singkat. Karena itu, bonus demografi harus dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin.

Melimpahnya usia produktif, lanjut Puan, bisa menjadi peluang karena dapat menggenjot pertumbuhan ekonomi negara. Sebaliknya, jika besarnya usia produktif tidak dibarengi dengan tersedianya lapangan pekerjaan maka hal itu justru akan berpotensi meningkatkan jumlah pengangguran dan banyak permasalahan sosial lainnya.

Bonus demografi dapat menjadi berkah apabila kualitas sumber daya manusia di Indonesia memiliki standar yang mumpuni. Sehingga, akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!