Pemilih Jokowi dan Prabowo Sama-sama Menolak Amendemen UUD 1945
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 15:20 WIB
Hasil survei SMRC mencatat 78% masyarakat yang menolak amendemen UUD 1945 merata baik berasal dari pemilih Jokowi maupun Prabowo di Pilpres 2019. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis temuan terbaru mengenai sikap masyarakat terhadap rencana amendemen UUD 1945. Hasil survei SMRC mencatat 78% rakyat Indonesia tidak menginginkan perubahan alias amendemen pada Undang-undang Dasar (UUD) 1945.
Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas menyatakan sebanyak 66% masyarakat menilai UUD 1945 merupakan rumusan terbaik dan tidak boleh diubah dengan alasan apa pun untuk Indonesia yang lebih baik. Sebanyak 12% menilai walaupun buatan manusia dan karenanya ada kekurangan, sejauh ini UUD 1945 paling pas bagi kehidupan Indonesia yang lebih baik.
“Sehingga total ada 78 persen. Dua sikap ini menunjukkan bahwa publik tidak ingin ada perubahan atau amendemen UUD 1945 atau Konstitusi Republik Indonesia," kata Abbas dalam paparannya secara daring, Jumat (15/10/2021).
Baca juga: Survei: Ganjar, Prabowo, dan Ridwan Kamil 3 Besar Capres 2024
Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas menyatakan sebanyak 66% masyarakat menilai UUD 1945 merupakan rumusan terbaik dan tidak boleh diubah dengan alasan apa pun untuk Indonesia yang lebih baik. Sebanyak 12% menilai walaupun buatan manusia dan karenanya ada kekurangan, sejauh ini UUD 1945 paling pas bagi kehidupan Indonesia yang lebih baik.
“Sehingga total ada 78 persen. Dua sikap ini menunjukkan bahwa publik tidak ingin ada perubahan atau amendemen UUD 1945 atau Konstitusi Republik Indonesia," kata Abbas dalam paparannya secara daring, Jumat (15/10/2021).
Baca juga: Survei: Ganjar, Prabowo, dan Ridwan Kamil 3 Besar Capres 2024
Lihat Juga :