Indonesia-Turki Perkuat Kerja Sama di Bidang Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi
Rabu, 13 Oktober 2021 - 01:13 WIB
Pemerintah, kata Retno, berharap kerja sama tersebut dapat memperkuat pemenuhan pasokan kebutuhan domestik dan bisa mengurangi impor bahan baku. Retno menambahkan, Indonesia dan Turki juga mendeklarasikan serta pengakuan bersama interoperabilitas sertifikat vaksin dan hasil tes PCR kedua negara. "Serta penerimaan semua jenis vaksin yang dapatkan Emergency Use Listing WHO dan Emergency Use Authorization (EUA) dari instansi berwenang kedua negara dan penerapan prokes bagi pelaku perjalanan kedua negara," ucap Retno.
Selain kesehatan, Retno menyebut, Indonesia dan Turki juga sepakat melakukan penguatan kerja sama pemulihan ekonomi. Dalam hal ini, kedua negara akan mempercepat perundingan Indonesia-Turki atau Indonesia-Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement (IT–CEPA). "Kami sepakat untuk mempercepat perundingan agar kami selesaikan IT-CEPA secepat dan sebaik mungkin," tutur Retno.
Menurut Retno, investasi juga dilakukan melalui kerja sama infrastruktur yang digarap oleh pihak konstruksi kedua negara. Dalam hal ini, Indonesia diwakili oleh PT Waskita Karya.
Selain kesehatan, Retno menyebut, Indonesia dan Turki juga sepakat melakukan penguatan kerja sama pemulihan ekonomi. Dalam hal ini, kedua negara akan mempercepat perundingan Indonesia-Turki atau Indonesia-Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement (IT–CEPA). "Kami sepakat untuk mempercepat perundingan agar kami selesaikan IT-CEPA secepat dan sebaik mungkin," tutur Retno.
Menurut Retno, investasi juga dilakukan melalui kerja sama infrastruktur yang digarap oleh pihak konstruksi kedua negara. Dalam hal ini, Indonesia diwakili oleh PT Waskita Karya.
(cip)
Lihat Juga :