Partai Ummat Dikhawatirkan Bubar Sebelum Ikut Pemilu 2024

Sabtu, 09 Oktober 2021 - 10:45 WIB
Akibatnya, kata dia, keputusan dan kebijakan di internal partai itu dihasilkan hanya oleh segelintir orang terdekat. “Bisa dikatakan ada ketimpangan komunikasi dalam mengeluarkan kebijakan,” imbuhnya.

Padahal, lanjut dia, sebagai partai baru, perlu adanya keterbukaan. Menurut dia, Partai Ummat harus bisa menampung berbagai ide dan gagasan.

“Kalau pengurus mundur terus, kerugian bagi Partai Ummat. Terlebih makin banyak partai berbasis massa dan ideologi Islam yang sedang mekar-mekarnya. Tentu tantangan bagi Partai Ummat untuk melakukan hal yang berbeda dari yang sudah ada,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!