Kemensos Kurangi Anggaran Bansos Anak Yatim Akibat Covid-19

Rabu, 06 Oktober 2021 - 19:15 WIB
Kemensos mengurangi anggaran bantuan sosial (Bansos) anak yatim yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) mengurangi anggaran bantuan sosial (Bansos) anak yatim yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19 tahun ini dari Rp138 miliar menjadi Rp55,8 miliar. Pengurangan anggaran tersebut berdampak pada jumlah penerima dari 173.000 lebih anak menjadi 60.000 anak.

Hal ini disampaikan Plt. Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Harry Hikmat dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VIII DPR RI, Senin, 4 Oktober 2021, lalu. Di mana dalam paparannya atensi anak yatim 2021 ditargetkan untuk 60.000 anak. "Kalau melakukan exercise anggaran untuk estimasi kemampuan anggaran di Ditjen Rehsos karena belum teranggarkan sejak awal ada 60.000 anak," ucap Harry.



Dia mengestimasikan dari 60.000 anak terdiri dari 20.000 anak yang belum sekolah dan 40.000 anak yang sudah sekolah. Bantuan yang diberikan mengikuti standar Program Keluarga Harapan (PKH) di mana anak belum sekolah diusulkan mendapat Rp300.000 dan yang bersekolah Rp200.000 yang diberikan selama empat bulan, yaitu September, Oktober, November, Desember 2021.Baca juga: Kemensos Respons Cepat Instruksi Presiden Akselerasi Penyaluran Program Bantuan Sosial

Dengan demikian, Harry menyebut rata-rata besaran bansos anak yatim 2021 untuk 60.000 anak yakni sebesar Rp930.000 per anak. "Rp55,8 M dapat dialokasikan dari bantuan atensi yang sampai saat ini belum terealisasi,"ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!