Maksimalkan CSIRT, BSSN Kolaborasi Sukseskan PON XX Papua
Selasa, 05 Oktober 2021 - 11:09 WIB
Foto: Doc. BSSN
JAKARTA - Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Hinsa Siburian memastikan pihaknya telah melakukan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mencegah dan mengatasi serangan siber pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.
“BSSN telah melakukan kolaborasi dengan pihak terkait diantaranya Kominfo, POLRI,TNI, BIN, dan Telkom Indonesia,” ujar Hinsa, saat meninjau dan berdiskusi bersama Tim Satgas Pengamanan Siber PON XX dan jajaran Dinas Komunikasi Informatika Pemerintah Provinsi Papua, di Media Center Kominfo, Senin (4/10).
BSSN akan memaksimalkan fungsi Computer Security Incident Response Team (CSIRT) atau Tim Tanggap Insiden Siber yang telah dibentuk di beberapa kementerian dan pemerintah daerah. CSIRT berfungsi untuk membangun dan mengkonsolidasikan sistem proteksi pada seluruh infrastruktur indornasi vital dengan tujuan melindungi sistem pemerintahan berbasis elektronik.
Hinsa menegaskan, BSSN berkomitmen untuk memelihara kesigapan dan ketahanan siber nasional dalam menghadapi ancaman siber. Terlebih saat penyelenggaraan PON XX di Papua yang notabene membutuhkan keamanan siber yang lebih ketat lagi.
“BSSN telah melakukan kolaborasi dengan pihak terkait diantaranya Kominfo, POLRI,TNI, BIN, dan Telkom Indonesia,” ujar Hinsa, saat meninjau dan berdiskusi bersama Tim Satgas Pengamanan Siber PON XX dan jajaran Dinas Komunikasi Informatika Pemerintah Provinsi Papua, di Media Center Kominfo, Senin (4/10).
BSSN akan memaksimalkan fungsi Computer Security Incident Response Team (CSIRT) atau Tim Tanggap Insiden Siber yang telah dibentuk di beberapa kementerian dan pemerintah daerah. CSIRT berfungsi untuk membangun dan mengkonsolidasikan sistem proteksi pada seluruh infrastruktur indornasi vital dengan tujuan melindungi sistem pemerintahan berbasis elektronik.
Hinsa menegaskan, BSSN berkomitmen untuk memelihara kesigapan dan ketahanan siber nasional dalam menghadapi ancaman siber. Terlebih saat penyelenggaraan PON XX di Papua yang notabene membutuhkan keamanan siber yang lebih ketat lagi.
Lihat Juga :