Tak Terima Yusril Diserang, PBB Minta Demokrat Gunakan Jalur Konstitusi

Senin, 27 September 2021 - 05:16 WIB


"Prof Yusril diminta bantuan hukum sebagai advokat, jadi tidak usah digiring ke mana-mana, bahkan menggiring Yusril sebagai Ketua Umum Partai Bulan Bintang, menggiring ke soal dukungan pilkada, bahkan mengolok Partai Bulan Bintang. Anak buah AHY ngaco itu," ungkap Novi dalam siaran persnya dikutip, Minggu (26/9/2021).

Novi tak habis pikir dengan ucapan petinggi Demokrat yang menyebut Yusril sebagai begal. Mereka melihat hal itu tak sesuai dengan konstitusi. Karena itu, Novi melihat apa yang dilakukan Yusril itu adalah terobosan hukum di negeri ini, dan jika nanti dikabulkan Mahkamah Agung (MA), maka Yusril telah mencetak sejarah dalam hal kehidupan demokrasi partai politik di Indonesia.

Menurut Novi, ini adalah hal baru dan nantinya menciptakan keadilan dan kepastian hukum bagi kehidupan demokrasi partai politik di Indonesia.

Baca juga: PBB Sebut Demokrat Kubu AHY Kekanak-kanakan Serang Pribadi Yusril Ihza
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!