PBNU Harus Perkuat Ajaran Aswaja di Pemerintahan
Minggu, 26 September 2021 - 12:24 WIB
Mas'ud Said juga menekankan pentingnya aplikasi mindset atau cara berfikir Aswaja dan akhlak atau cara bertindak Aswaja bagi pengurus dan aktifis NU di jajaran publik pemerintahan, warga NU di kalangan bisnis - korporasi, kader NU di jajaran pimpinan perdagangan dan industri serta cendekiawan di kampus-kampus. Mereka harus berperilaku sesuai dengan kaidah sebagaimana diajarkan ulama.
"Ke depan PBNU bersama ulama dan cendekiawannya seharusnya bisa memimpin dan menguasai mainstream ideologi kenegaraan dan cara keberagamaan yang wasthiyah, membawa keramahan hubungan antar pemeluk agama yang kuat di kancah internasional, terutama pada saat dunia sudah hampir kehilangan keadilan karena ideologi hubungan antar negaranya dan corak keagamaannya cenderung menimbulkan peperangan antar pemeluk agama," pungkas cendekiawan profesional yang hadir sebagai Dewan Pakar PP ISNU ini di acara yang juga dihadiri beberapa peserta dari Sulawesi Selatan, Kaltara dan pengurus Wilayah luar Jawa .
Munas Alim Ulama dan Kombes di Jakarta selama dua hari itu berlangsung khidmat. Acara itu dihadiri oleh seluruh komponen strategis PBNU, jajaran pimpinan Syuriah, Ketua PBNU dan pimpinan Banom dan Lembaga NU yang memutuskan rekomendasi penting lima tahun ke depan untuk perjalanan organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia ini . Serta mempersiapkan Muktamar ke-34 pada Desember 2021 dengan beberapa syarat protokol kesehatan yang ketat dan kerja sama Satgas Covid-19 pusat dan daerah.
"Ke depan PBNU bersama ulama dan cendekiawannya seharusnya bisa memimpin dan menguasai mainstream ideologi kenegaraan dan cara keberagamaan yang wasthiyah, membawa keramahan hubungan antar pemeluk agama yang kuat di kancah internasional, terutama pada saat dunia sudah hampir kehilangan keadilan karena ideologi hubungan antar negaranya dan corak keagamaannya cenderung menimbulkan peperangan antar pemeluk agama," pungkas cendekiawan profesional yang hadir sebagai Dewan Pakar PP ISNU ini di acara yang juga dihadiri beberapa peserta dari Sulawesi Selatan, Kaltara dan pengurus Wilayah luar Jawa .
Munas Alim Ulama dan Kombes di Jakarta selama dua hari itu berlangsung khidmat. Acara itu dihadiri oleh seluruh komponen strategis PBNU, jajaran pimpinan Syuriah, Ketua PBNU dan pimpinan Banom dan Lembaga NU yang memutuskan rekomendasi penting lima tahun ke depan untuk perjalanan organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia ini . Serta mempersiapkan Muktamar ke-34 pada Desember 2021 dengan beberapa syarat protokol kesehatan yang ketat dan kerja sama Satgas Covid-19 pusat dan daerah.
(rca)
Lihat Juga :