Koalisi Golkar-PKB di 2024, Elektabilitas Jadi PR Airlangga-Cak Imin

Sabtu, 25 September 2021 - 20:48 WIB
Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno menilai elektabilitas menjadi pekerjaan rumah (PR) jika Airlangga Hartarto diduetkan dengan Muhaimin Iskandar. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno menilai ada persamaan yang dimiliki Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) . Persamaan ini dinilai dapat menjadi sinyal koalisi di Pemilu 2024.

"Kalau secara kepartaian tentu cukup terbuka (koalisi) karena dalam banyak sejarahnya kayak Golkar dan PKB ini sering memiliki jagoan bersama di Pilpres. Buktinya di jaman Jokowi mereka sama-sama mendukung Jokowi. Waktu jaman SBY periode kedua juga Golkar dan PKB mendukung SBY," ujar Adi saat dihubungi, Sabtu (25/9/2021). Baca juga: Airlangga-Cak Imin Dinilai Bisa Jadi Kuda Hitam di Pilpres 2024



"Cuma problemnya nanti pada level siapa yang jadi capres dan cawapres. Itu tentu menjadi kalkulasi yang cukup serius, karena Airlangga ataupun Muhaimin itu kan elektabilitasnya tidak signifikan," imbuhnya.

Adi mengungkapkan elektabilitas Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sudah muncul di survei-survei meskipun jumlahnya cuma 1%. Tapi, lanjutnya, kalau Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) nyaris sama sekali tidak muncul. Menurutnya, hal ini tentu akan menjadi bahan pertimbangan yang cukup serius.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!