Anggota Dewan Pakar Partai Golkar Dukung Pemerintah Berantas Mafia Tanah

Sabtu, 25 September 2021 - 05:35 WIB
Advokat kondang Henry Indraguna, mendukung langkah pemerintah yang berkomitmen untuk memberantas mafia tanah agar segala konflik agraria yang terjadi di banyak daerah diselesaikan. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah terus berkomitmen mewujudkan kepastian hukum yang berkeadilan terkait konflik agraria. Hal ini kembali ditegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membagikan 124.120 sertifikat tanah hasil redistribusi di sejumlah daerah, baru-baru ini. Jokowi berpesan kepada Polri agar tIdak ragu mengusut mafia tanah.

"Saya kembali mengingatkan bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam memberantas mafia-mafia tanah. Kepada jajaran Polri, saya minta jangan ragu-ragu mengusut mafia-mafia tanah yang ada. Jangan sampai ada aparat penegak hukum yang membekingi mafia tanah tersebut, perjuangkan hak masyarakat dan tegakkan hukum secara tegas," ucap Jokowi.



Menanggapi komitmen Jokowi tersebut, advokat kondang Henry Indraguna, mendukung agar segala konflik agraria yang terjadi di banyak daerah diselesaikan. Dia sangat mendukung upaya Jokowi membela hak-hak rakyat kecil untuk mendapatkan kepastian hukum terhadap lahan yang menjadi sandaran hidup mereka. Pengacara kondang dari Kantor Hukum Henry Indraguna & Partners Law Firm ini mengatakan, pihaknya juga tengah menangani permasalahan konflik tanah di daerah, salah satunya di Medan, Sumatera Utara. Dalam kasus ini, Polda Sumut telah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini. Baca juga: Jokowi Perintahkan Polri Tak Ragu-ragu Tindak Mafia Tanah

Vice President Kongres Advokat Indonesia (KAI) ini mengapresiasi Kapolda Sumut yang serius menangani permasalahan konflik tanah ini. Selaku kuasa hukum korban sekaligus pelapor, Henry menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polda Sumut, khususnya penyidik Subdit I TP Kamneg Ditreskrimum Polda Sumut yang telah berkerja secara cepat dan profesional menangani serta memproses laporan kliennya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!