Bawaslu Bakal Bentuk Tim Khusus Awasi Pemilu 2024
Jum'at, 24 September 2021 - 12:47 WIB
Bawaslu akan memberikan perhatian lebih dalam pelaksanaan tahapan Pemilu 2024. Foto/Dok.SINDOnews
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) akan memberikan perhatian lebih dalam pelaksanaan tahapan pemilihan umum (Pemilu) 2024. Salah satunya, menyiapkan tim khusus yang difokuskan untuk mengawasi media sosial selama tahapan Pemilu Serentak 2024 dilaksanakan.
"Ide yang kami bangun di Bawaslu adalah membentuk tim dari beberapa biro untuk melakukan pengawasan media sosial," kata Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar dalam keterangannya yang dikutip dari situs resmi Bawaslu, Jumat (24/9/2021).
Dia mengatakan tim tersebut nantinya terdiri dari biro hukum, biro pengawasan, dan biro Puslitbangdiklat (Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Latihan). Nantinya tim tersebut bekerja mengawasi berbagai hal di media sosial.
Fritz mencontohkan bentuk pengawasannya misalnya adanya kampanye di luar jadwal yang dilakukan di media sosial, adanya dugaan tindak pidana pemilu di media sosial, dan sama atau tidaknya pelaporan dana kampanye oleh peserta pemilu.”Tim tersebut nantinya akan mengawasi berbagai hal yang dilarang undang-undang di media sosial," ujarnya.
"Ide yang kami bangun di Bawaslu adalah membentuk tim dari beberapa biro untuk melakukan pengawasan media sosial," kata Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar dalam keterangannya yang dikutip dari situs resmi Bawaslu, Jumat (24/9/2021).
Dia mengatakan tim tersebut nantinya terdiri dari biro hukum, biro pengawasan, dan biro Puslitbangdiklat (Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Latihan). Nantinya tim tersebut bekerja mengawasi berbagai hal di media sosial.
Fritz mencontohkan bentuk pengawasannya misalnya adanya kampanye di luar jadwal yang dilakukan di media sosial, adanya dugaan tindak pidana pemilu di media sosial, dan sama atau tidaknya pelaporan dana kampanye oleh peserta pemilu.”Tim tersebut nantinya akan mengawasi berbagai hal yang dilarang undang-undang di media sosial," ujarnya.
Lihat Juga :