BMKG: Maluku Alami 45 Kali Tsunami Selama Rentang 1600 Sampai 2006
Sabtu, 04 September 2021 - 06:10 WIB
Sementara itu, Bambang mengatakan dikarenakan prediksi jarak antara waktu gempa dan tsunami sangat dekat, maka menurut Bambang masyarakat tidak perlu menunggu peringatan dini yang dikeluarkan pemerintah. Mulai dari sekarang masyarakat harus dibiasakan untuk melakukan evakuasi mandiri. Baca juga: Waspada! BMKG Catat 15 Provinsi Berpotensi Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang
Bambang membeberkan, berdasarkan pemodelan ketinggian gelombang tsunami di Provinsi Maluku dapat mencapai angka 5 - 7 meter dari muka air laut. Dengan estimasi waktu tiba tsunami berkisar 1 - 7 menit.
Adapun masuknya gelombang tsunami ke darat di Kota Ambon diperkirakan dapat mencapai maksimum 1 kilometer dengan tinggi genangan maksimum diperkirakan mencapai 10 meter. “Jika terjadi gempa, segera cari tempat aman. Tidak perlu menunggu peringatan dini atau sirine tsunami. Alarmnya adalah gempa itu. Kita berpacu dengan waktu. Semakin cepat, semakin besar kemungkinan selamat,” tuturnya.
Bambang membeberkan, berdasarkan pemodelan ketinggian gelombang tsunami di Provinsi Maluku dapat mencapai angka 5 - 7 meter dari muka air laut. Dengan estimasi waktu tiba tsunami berkisar 1 - 7 menit.
Adapun masuknya gelombang tsunami ke darat di Kota Ambon diperkirakan dapat mencapai maksimum 1 kilometer dengan tinggi genangan maksimum diperkirakan mencapai 10 meter. “Jika terjadi gempa, segera cari tempat aman. Tidak perlu menunggu peringatan dini atau sirine tsunami. Alarmnya adalah gempa itu. Kita berpacu dengan waktu. Semakin cepat, semakin besar kemungkinan selamat,” tuturnya.
(cip)
Lihat Juga :