Masyarakat Rasakan Korupsi Meningkat 2 Tahun Terakhir
Minggu, 08 Agustus 2021 - 14:36 WIB
Menurut Djayadi, temuan ini meningkat dari survei pada Desember 2020 yakni 56% yang merasa korupsi cenderung meningkat dan survei Juni 2021 yakni 53% publik juga merasa bahwa korupsi cenderung meningkat.
Djayadi menjelaskan, publik dari berbagai kategori sosio-demografi sebagian besar menilai bahwa tingkat korupsi dalam dua tahun terakhir meningkat. Publik dengan usia lebih muda, etnis Madura dan Betawi, pekerjaan kerah putih/kantoran, pendidikan dan pendapatan menengah cenderung lebih mempersepsi peningkatan korupsi.
“Demikian pula publik di wilayah perkotaan, terutama di Banten, DKI, dan Jawa Tengah, serta publik di 3 dari 4 wilayah oversample memiliki persepsi peningkatan korupsi yang lebih tinggi,” terangnya.
Sebelumnya, kata Djayadi, publik secara umum juga sangat atau prihatin dengan enam masalah bangsa yang ada salah satunya korupsi, 44% publik merasa sangat prihatin terhadap masalah korupsi, lapangan kerja 44%, dan pertumbuhan ekonomi 43%. Sedangkan kerusakan lingkungan 32%, demokrasi 27%, dan perubahan iklim 26% atau lebh rendah tingkat keprihatinannya.
Namun demikian, dia menambahkan, mayoritas publik bersikap positif terhadap pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dan masalah lingkungan (76%). Mereka percaya pemerintah dapat menjaga lingkungan (75%), meski mereka juga setuju bahwa pemerintah lebih memperhatikan pertumbuhan ekonomi (71%).
Djayadi menjelaskan, publik dari berbagai kategori sosio-demografi sebagian besar menilai bahwa tingkat korupsi dalam dua tahun terakhir meningkat. Publik dengan usia lebih muda, etnis Madura dan Betawi, pekerjaan kerah putih/kantoran, pendidikan dan pendapatan menengah cenderung lebih mempersepsi peningkatan korupsi.
“Demikian pula publik di wilayah perkotaan, terutama di Banten, DKI, dan Jawa Tengah, serta publik di 3 dari 4 wilayah oversample memiliki persepsi peningkatan korupsi yang lebih tinggi,” terangnya.
Sebelumnya, kata Djayadi, publik secara umum juga sangat atau prihatin dengan enam masalah bangsa yang ada salah satunya korupsi, 44% publik merasa sangat prihatin terhadap masalah korupsi, lapangan kerja 44%, dan pertumbuhan ekonomi 43%. Sedangkan kerusakan lingkungan 32%, demokrasi 27%, dan perubahan iklim 26% atau lebh rendah tingkat keprihatinannya.
Namun demikian, dia menambahkan, mayoritas publik bersikap positif terhadap pemerintah dalam menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dan masalah lingkungan (76%). Mereka percaya pemerintah dapat menjaga lingkungan (75%), meski mereka juga setuju bahwa pemerintah lebih memperhatikan pertumbuhan ekonomi (71%).
Lihat Juga :