Faldo Maldini Jadi Stafsus Mensesneg, Pengamat Bilang Enggak Penting dan Cuma Bagi-Bagi Kekuasaan
Selasa, 27 Juli 2021 - 14:56 WIB
"Begitulah kekuasaan. Akan selalu berbalik. Dulu dia di PAN. Kini dia di PSI. Karena PSI itu bagian dari partai koalisi pemerintah, maka dapatlah FM jatah. Jatahnya staf khusus Mensesneg," kata Ujang.
Kemudian, saat berada di kubu Prabowo-Sandi, Faldo Maldini juga pernah mengkritik Jokowi. "Dulu kritis, kini rangkulan. Itulah wajah kekuasaan, selalu berubah berdasarkan kepentingan dan hasrat birahi kekuasaan," tutur Ujang.
Ujang menambahkan, wajah kekuasan selalu ada dua wajah, bahkan bisa banyak. "Wajah luar dan wajah dalam. Wajah luar selalu kritis pada pemerintah. Dan ketika sudah masuk wajah dalam, maka sudah terjadi persekutuan politik," pungkasnya.
Kemudian, saat berada di kubu Prabowo-Sandi, Faldo Maldini juga pernah mengkritik Jokowi. "Dulu kritis, kini rangkulan. Itulah wajah kekuasaan, selalu berubah berdasarkan kepentingan dan hasrat birahi kekuasaan," tutur Ujang.
Ujang menambahkan, wajah kekuasan selalu ada dua wajah, bahkan bisa banyak. "Wajah luar dan wajah dalam. Wajah luar selalu kritis pada pemerintah. Dan ketika sudah masuk wajah dalam, maka sudah terjadi persekutuan politik," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :