Satgas Covid-19 Telah Bagikan 17 Juta Masker
Kamis, 22 Juli 2021 - 21:47 WIB
Melihat pentingnya kampanye penggunaan masker, menurut Sonny, Satgas menggunakan 3 strategi utama. Pertama, membuat materi edukasi seperti buku pedoman yang telah diterjemahkan ke dalam 107 bahasa daerah, berbagai buku edukasi lainnya, lagu pendek (jingle), komik, story telling, video, wayang kulit, wayang golek, tiktok dan lain-lain.
Kedua, menggunakan berbagai materi edukasi tersebut sebagai bahan kampanye di berbagai media baik media elektronik, online, cetak, sosial, maupun luar ruang seperti videotron, baliho, spanduk dan lain-lain. Jadi, selain jutaan masker yang telah dibagikan duta perubahan perilaku secara langsung hingga ke lapisan terbawah masyarakat, di saat yang sama, melalui media, seruan memakai masker juga terus digelorakan melalui tagline #pakaimaskerhargamati, #gakpakaimaskerbisamati. Ketiga, penggerakan lapangan dengan menerjunkan para Duta Perubahan Perilaku (DPP) yang jumlahnya saat ini sudah mencapai 106.178 orang tersebar di 34 provinsi dan 427 kabupaten/kota se-Indonesia.
Dalam 10 bulan terakhir (sejak September 2020 hingga Juli 2021), menurut Sonny, para DPP sudah mengedukasi lebih dari 54 juta orang (umumnya secara langsung) serta membagikan hampir 17 juta masker gratis ke masyarakat yang mayoritas kurang mampu.
Selain DPP, kampanye penggunaan masker juga dilakukan dengan melibatkan media (kolaborasi media), ribuan relawan dan organisasi kemasyarakatan. Bidang Koordinasi Relawan Satgas Covid-19 (BKR Satgas Covid-19) juga aktif membagikan 175.000 masker di sejumlah titik vital zona merah yang bertujuan untuk mendukung program PPKM Darurat dan sosialisasi protokol kesehatan dalam mencegah penularan Covid-19 dalam rangkaian kegiatan Hari Raya Iduladha 2021.
Sasaran dari aksi ini adalah masyarakat sekitar lokasi rawan kerumunan yang rentan abai dalam menerapkan protokol kesehatan, yaitu para pedagang hewan kurban, pedagang pasar, pedagang pinggiran dan asongan, juru parkir, tukang ojek pangkalan, supir angkutan umum, anak-anak, dan warga sekitar lainnya.
Jadi, bila dijumlahkan selama tahun 2020, BNPB/ Satgas telah membagikan masker sebanyak 27.937.178 dan pada 2021 sebanyak 22.480.390, terdistribusi di 34 provinsi.
Pengetahuan Tinggi, Kepatuhan Naik Turun
Hasil dari kampanye memakai masker melalui strategi-strategi yang dilakukan Satgas, menurut Sonny, menunjukkan pengetahuan masyarakat tentang 3M sudah sangat tinggi (di atas 90 persen). Namun demikian, perilaku kepatuhannya masih naik turun. Pada September-Oktober 2020 lalu kepatuhan naik di atas 90 persen. Lalu turun sejak minggu kedua November 2020 sampai minggu ketiga Januari 2021.
Kedua, menggunakan berbagai materi edukasi tersebut sebagai bahan kampanye di berbagai media baik media elektronik, online, cetak, sosial, maupun luar ruang seperti videotron, baliho, spanduk dan lain-lain. Jadi, selain jutaan masker yang telah dibagikan duta perubahan perilaku secara langsung hingga ke lapisan terbawah masyarakat, di saat yang sama, melalui media, seruan memakai masker juga terus digelorakan melalui tagline #pakaimaskerhargamati, #gakpakaimaskerbisamati. Ketiga, penggerakan lapangan dengan menerjunkan para Duta Perubahan Perilaku (DPP) yang jumlahnya saat ini sudah mencapai 106.178 orang tersebar di 34 provinsi dan 427 kabupaten/kota se-Indonesia.
Dalam 10 bulan terakhir (sejak September 2020 hingga Juli 2021), menurut Sonny, para DPP sudah mengedukasi lebih dari 54 juta orang (umumnya secara langsung) serta membagikan hampir 17 juta masker gratis ke masyarakat yang mayoritas kurang mampu.
Selain DPP, kampanye penggunaan masker juga dilakukan dengan melibatkan media (kolaborasi media), ribuan relawan dan organisasi kemasyarakatan. Bidang Koordinasi Relawan Satgas Covid-19 (BKR Satgas Covid-19) juga aktif membagikan 175.000 masker di sejumlah titik vital zona merah yang bertujuan untuk mendukung program PPKM Darurat dan sosialisasi protokol kesehatan dalam mencegah penularan Covid-19 dalam rangkaian kegiatan Hari Raya Iduladha 2021.
Sasaran dari aksi ini adalah masyarakat sekitar lokasi rawan kerumunan yang rentan abai dalam menerapkan protokol kesehatan, yaitu para pedagang hewan kurban, pedagang pasar, pedagang pinggiran dan asongan, juru parkir, tukang ojek pangkalan, supir angkutan umum, anak-anak, dan warga sekitar lainnya.
Jadi, bila dijumlahkan selama tahun 2020, BNPB/ Satgas telah membagikan masker sebanyak 27.937.178 dan pada 2021 sebanyak 22.480.390, terdistribusi di 34 provinsi.
Pengetahuan Tinggi, Kepatuhan Naik Turun
Hasil dari kampanye memakai masker melalui strategi-strategi yang dilakukan Satgas, menurut Sonny, menunjukkan pengetahuan masyarakat tentang 3M sudah sangat tinggi (di atas 90 persen). Namun demikian, perilaku kepatuhannya masih naik turun. Pada September-Oktober 2020 lalu kepatuhan naik di atas 90 persen. Lalu turun sejak minggu kedua November 2020 sampai minggu ketiga Januari 2021.
Lihat Juga :