Prihatin Lonjakan Covid-19, Wabendum PKB Gelar Aksi Melayani Isoman
Kamis, 22 Juli 2021 - 17:24 WIB
Wabendum DPP PKB Bambang Susanto mengaku prihatin dengan lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air khususnya di Klaten, Jawa Tengah. Foto/Ist
JAKARTA - Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bambang Susanto mengaku prihatin dengan lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air khususnya di Klaten, Jawa Tengah.
Dia menyebut, jumlah kumulatif Covid-19 di Klaten per Rabu, 21 Juli 2021, telah menembus angka 25.472 kasus. Sebanyak 4.721 orang menjalani perawatan/isolasi mandiri, 19.098 orang dinyatakan sembuh, dan 1.653 orang di antaranya meninggal dunia.
Kondisi itu membuat banyak pihak prihatin, tak terkecuali Ketua DPC PKB Klaten, Bambang Susanto. Dia meminta semua pihak untuk disiplin terhadap protokol kesehatan agar kasus Covid-19 di Klaten bisa segera diantisipasi. “Tentu saja kita prihatin, PKB juga menerapkan status siaga terhadap tingginya kasus Covid-19 di Klaten. Saya mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah-langkah disiplin pada protokol kesehatan. Nampaknya memang kesadaran masyarakat perlu diedukasi lagi,” kata Bambang, Kamis, (22/7/2021). Baca juga: Respons Vaksinasi Masih Rendah, PKB: Butuh Banyak Inovasi
Keprihatinan PKB Klaten tidak hanya diwujudkan dalam bentuk imbauan. Bambang menyatakan, pihaknya juga menggandeng sejumlah organisasi kemasyarakat untuk mengedukasi masyarakat sekaligus menyalurkan sejumlah bantuan yang dibutuhkan warga, terutama bagi mereka yang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman).
“Jadi kami ada program Aksi Melayani Isoman (AMI). Secara door to door kami membagikan 200 paket untuk warga Isoman di Klaten, merata di seluruh wilayah di Klaten. Isinya sembako dan vitamin. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ya, setiap pengurus dan kader yang menyalurkan bantuan tidak kontak dengan pasien,” tutur Bambang. Baca juga: Cegah PHK, Pemerintah Luncurkan Bantuan Subsidi Upah bagi Pekerja
Dia menyebut, jumlah kumulatif Covid-19 di Klaten per Rabu, 21 Juli 2021, telah menembus angka 25.472 kasus. Sebanyak 4.721 orang menjalani perawatan/isolasi mandiri, 19.098 orang dinyatakan sembuh, dan 1.653 orang di antaranya meninggal dunia.
Kondisi itu membuat banyak pihak prihatin, tak terkecuali Ketua DPC PKB Klaten, Bambang Susanto. Dia meminta semua pihak untuk disiplin terhadap protokol kesehatan agar kasus Covid-19 di Klaten bisa segera diantisipasi. “Tentu saja kita prihatin, PKB juga menerapkan status siaga terhadap tingginya kasus Covid-19 di Klaten. Saya mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah-langkah disiplin pada protokol kesehatan. Nampaknya memang kesadaran masyarakat perlu diedukasi lagi,” kata Bambang, Kamis, (22/7/2021). Baca juga: Respons Vaksinasi Masih Rendah, PKB: Butuh Banyak Inovasi
Keprihatinan PKB Klaten tidak hanya diwujudkan dalam bentuk imbauan. Bambang menyatakan, pihaknya juga menggandeng sejumlah organisasi kemasyarakat untuk mengedukasi masyarakat sekaligus menyalurkan sejumlah bantuan yang dibutuhkan warga, terutama bagi mereka yang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman).
“Jadi kami ada program Aksi Melayani Isoman (AMI). Secara door to door kami membagikan 200 paket untuk warga Isoman di Klaten, merata di seluruh wilayah di Klaten. Isinya sembako dan vitamin. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ya, setiap pengurus dan kader yang menyalurkan bantuan tidak kontak dengan pasien,” tutur Bambang. Baca juga: Cegah PHK, Pemerintah Luncurkan Bantuan Subsidi Upah bagi Pekerja
Lihat Juga :